SuaraMalang.id - Jembatan yang menghubungkan Pantai Balekambang dengan Pura Luhur Amertha Jati di Pulau Ismoyo, Kabupaten Malang, mengalami kerusakan signifikan akibat terjangan gelombang tinggi dan air pasang.
Kejadian ini mengakibatkan penutupan sementara akses menuju pura yang merupakan salah satu destinasi wisata spiritual di kawasan pantai selatan Malang.
Gelombang tinggi yang melanda pada Rabu (13/3/2024) dan Kamis (14/3/2024) juga membawa dampak pada beberapa area lain di pantai selatan Kabupaten Malang, termasuk Pantai Balekambang.
Meskipun kondisi cuaca ekstrem tersebut telah menyebabkan kerusakan, aktivitas wisata di Pantai Balekambang tetap berlangsung dengan operasional kios dan fasilitas lainnya yang tidak terpengaruh.
R Djoni Sudjatmiko, Direktur Utama PD Jasa Yasa, mengatakan bahwa pihak pengelola pantai segera melakukan upaya perbaikan.
"Kami sudah memulai proses perbaikan pada jembatan yang rusak. Untungnya, struktur utama jembatan masih aman, dan kerusakan terfokus pada lantai yang retak-retak," jelas Djoni.
Kerusakan pada jembatan tidak menghalangi aktivitas wisata di Pantai Balekambang, dimana pengunjung masih dapat menikmati keindahan pantai dan fasilitas yang tersedia.
Air pasang yang sempat mencapai bagian selatan jalan pantai sudah surut, dan kondisi ombak telah kembali normal.
PD Jasa Yasa, sebagai pengelola, menjamin bahwa semua fasilitas, termasuk kios dan area wisata, berada di lokasi yang aman dari dampak air pasang.
Baca Juga: Korsleting Listrik Picu Kebakaran di Malang, Dua Kamar Hangus
Pihak pengelola juga melakukan upaya pembersihan pantai untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan pengunjung.
Sementara itu, akses menuju Pura Luhur Amertha Jati di Pulau Ismoyo akan ditutup sementara hingga perbaikan jembatan selesai dan dianggap aman untuk dilewati kembali.
Pengelola Pantai Balekambang berkomitmen untuk segera menyelesaikan perbaikan agar wisatawan dapat kembali mengunjungi pura tanpa hambatan.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Korsleting Listrik Picu Kebakaran di Malang, Dua Kamar Hangus
-
Kabupaten Malang Catat 117 Kasus Kekerasan Anak Sepanjang 2023, Mayoritas Korban Perempuan
-
Gegara Pemilih Luar Daerah Tak Terdaftar Ikut Nyoblos, 5 TPS di Malang Gelar PSU
-
Jembatan Talang Bululawang di Malang: Warisan Kolonial dengan Keindahan Sungai Berwarna Biru
-
Anggota KPPS di Kromengan Meninggal Dunia Pasca Bertugas di Pemilu 2024
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Buntut Dibantai Persija 1-5, Arema FC Resmi Depak Marcos Santos
-
BRI Raih Apresiasi Menaker Atas Program Magang Nasional yang Terstruktur
-
Kongkalikong Kepala Unit, Mantri, hingga Perangkat Desa Bobol Bank BUMN di Kepanjen Rp2,7 Miliar
-
BRI Siapkkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham Tahap II, Ini Tujuannya
-
Modal Rp25 Juta Beli 5 Kg Ganja di Medsos, Petani Asal Malang Diciduk Polisi