- Rombongan wisatawan asal Surabaya dikeroyok oleh kelompok tak dikenal di Pantai Wedi Awu, Malang, pada Selasa (5/5/2026).
- Polres Malang menemukan 31 dari 69 wisatawan positif mengonsumsi narkoba jenis ganja dan sabu saat pemeriksaan urine.
- Pihak kepolisian tetap mengusut kasus kekerasan tersebut sembari melakukan asesmen narkotika terhadap 31 wisatawan yang terindikasi positif.
SuaraMalang.id - Kasus pengeroyokan massal yang menimpa rombongan wisatawan asal Surabaya di Pantai Wedi Awu, Kabupaten Malang, mengambil arah yang tak terduga.
Alih-alih hanya berstatus sebagai korban kekerasan, puluhan orang dalam rombongan tersebut kini harus berurusan dengan Satuan Reserse Narkoba.
Polres Malang mengungkapkan fakta mengejutkan setelah melakukan tes urine maraton terhadap 69 orang wisatawan yang terlibat dalam insiden pada Selasa (5/5/2026) dini hari tersebut. Hasilnya, hampir separuh dari anggota rombongan terindikasi mengonsumsi zat terlarang.
Kapolres Malang, AKBP Muhammad Taat Resdi, mengonfirmasi bahwa 31 wisatawan dinyatakan positif narkoba. Rinciannya 21 orang positif menggunakan ganja, enam orang positif sabu, dan empat orang lainnya terindikasi mengonsumsi kedua jenis barang haram tersebut.
"Tes urine ini merupakan bagian dari prosedur pemeriksaan lanjutan pasca-insiden pengeroyokan, sekaligus untuk memastikan kondisi medis anggota rombongan," ujar AKBP Taat Resdi di Malang, Rabu (6/5/2026).
Saat ini, ke-31 orang tersebut telah diserahkan ke Satresnarkoba Polres Malang. Pihak kepolisian juga tengah berkoordinasi intensif dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Malang untuk melakukan asesmen guna menentukan langkah hukum selanjutnya, termasuk kemungkinan rehabilitasi.
Sementara itu, 38 wisatawan lainnya yang hasil tes urinenya negatif telah dipulangkan ke Surabaya menggunakan bus bantuan dari BPBD Kota Surabaya.
Meski menemukan fakta penggunaan narkoba di kalangan wisatawan, AKBP Taat Resdi menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mengendurkan penyelidikan terhadap kasus utama, yakni aksi kekerasan dan perusakan.
"Kami tetap fokus mendalami kasus pengeroyokan dan perusakan kendaraan. Tim saat ini sedang melakukan pengejaran terhadap kelompok orang tak dikenal yang terlibat dalam aksi kekerasan tersebut," tegasnya.
Baca Juga: Teror di Pantai Wediawu Malang: Wisatawan Diserang Massa, 6 Mobil Hancur dan Korban Luka-luka
Peristiwa mencekam ini bermula saat rombongan asal Surabaya tersebut tengah berwisata di Pantai Wedi Awu. Secara tiba-tiba, sekelompok orang tak dikenal melakukan serangan membabi buta. Enam unit kendaraan milik wisatawan menjadi sasaran perusakan hingga mengalami kerusakan berat.
Akibat serangan tersebut, enam orang pelancong dilaporkan menderita luka-luka. Di lokasi kejadian, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti fisik yang diduga digunakan untuk melakukan penyerangan, mulai dari balok kayu, batu, hingga botol minuman keras yang berserakan. (ANTARA)
Berita Terkait
-
Teror di Pantai Wediawu Malang: Wisatawan Diserang Massa, 6 Mobil Hancur dan Korban Luka-luka
-
KAI Daop 8 Gandeng Jaksa Amankan Aset Negara di Malang
-
Kampus Bukan Pabrik Pekerja: Rektor UMM dan Unisma Tolak Penutupan Prodi Tak Sesuai Pasar
-
Wali Kota Malang Larang Perusahaan PHK Buruh Sembarangan Tanpa Alasan Mendesak
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Danantara Housing Expo 2026, BRI Dorong Kepemilikan Rumah Bagi Masyarakat
-
Kuli Bangunan Pretheli 17 Tower Telekomunikasi di Malang
-
BRI Peduli Dorong Kesehatan Ibu dan Anak melalui Program Desa Brilian 1000 HPK
-
BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing untuk Taklukkan Bara di Gunung Bromo
-
Bekali Kewirausahaan dan Literasi Keuangan, BRI Siapkan PMI di Taiwan Bangun Usaha Mandiri