SuaraMalang.id - Tiga rumah di Kelurahan Pekuncen, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan mengalami kerusakan serius akibat diterjang angin kencang pada Jumat (15/3/2024) pagi.
Peristiwa ini mengakibatkan kerugian yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah bagi para pemilik rumah.
Menurut laporan, kondisi cuaca ekstrem berupa angin kencang disertai hujan rintik-rintik melanda Kota Pasuruan sejak pagi.
Sekitar pukul 09.30 WIB, atap rumah milik Berta Anang Wijaya yang berada di lantai dua roboh akibat hembusan angin kencang.
“Atap dan dinding itu lantai dua roboh gara-gara angin kencang,” ungkap Anang Sururin, Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pasuruan.
Reruntuhan dari bangunan lantai dua milik Wijaya turut merusak dua rumah lainnya yang berada di sekitarnya, milik Handayani dan Said Farid. Akibat insiden ini, kedua rumah tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah.
“Jadi pas roboh itu mengenai dua rumah. Jadi ada tiga rumah yang rusak,” jelas Anang Sururin.
Meskipun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, kerugian materiil yang ditimbulkan cukup besar, ditaksir mencapai Rp35 juta untuk ketiga rumah tersebut.
Saat ini, BPBD Kota Pasuruan tengah melakukan evakuasi dan pembersihan material di ketiga rumah yang terdampak.
Baca Juga: Cuaca Kestrem, Puluhan Hektare Lahan Pertanian Lumajang Gagal Panen
Sebagai bentuk bantuan awal, pihak BPBD juga telah menyediakan terpal untuk warga yang rumahnya terkena dampak kerusakan.
Peristiwa ini menambah daftar panjang kerusakan yang disebabkan oleh cuaca ekstrem di berbagai daerah. Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pemeriksaan terhadap kondisi bangunan, terutama saat cuaca ekstrem diperkirakan akan terjadi, guna mengurangi risiko kerusakan lebih lanjut.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Cuaca Kestrem, Puluhan Hektare Lahan Pertanian Lumajang Gagal Panen
-
Waspada Cuaca Ekstrem Landa Jatim hingga 18 Maret, Hujan Es hingga Banjir
-
Brukk! Seorang Karyawan di Jember Tewas Tertimpa Pohon Tumbang
-
Jadwal Imsakiyah Pasuruan dan Sekitarnya Kamis 14 Maret 2024
-
5 Orang di Kota Batu Tertimpa Pohon, Begini Kondisinya
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Arjuno-Welirang Membara! Pendakian Ditutup Total Usai Api Kepung Puncak Kembar 2
-
5 Santri di Malang Jadi Korban Kekerasan Seksual Pengajarnya Sendiri
-
Efek Candu Healing: Pajak Hiburan Kota Batu Tembus Rp35 Miliar, Rekor Baru di Depan Mata
-
Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Bantu Warga Terdampak Gempa Flores, Relawan BRI Peduli Salurkan Kebutuhan Pokok