SuaraMalang.id - Angin kencang yang terjadi di Jember pada Rabu (14/3/2024) menimbulkan korban jiwa. Seorang karyawan BPR dilaporkan tewas tertimpa pohon.
Hengky Bagus Afandi warga Desa Balung Lor, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember meninggal dunia tertimpa pohon di kawasan Dusun Kedung nilo, Desa Karang Semanding.
Kapolsek balung AKP Sunarto mengatakan, pria 32 tahun tersebut tertimpa pohon saat sedang melintas. Korban mengalami luka cukup serius hingga nyawanya tidak tertolong.
"Korban saat itu sedang melintas dari arah Utara ke Selatan di kawasan Dusun Kedung nilo, Desa Karang Semanding," ujar Kapolsek balung AKP Sunarto dilansir dari Suara Indonesia--partner Suara.com.
Wilayah Jember Selatan dilanda angin kencang sejak siang hari. Korban saat itu kebetulan sedang melintas pada sore hari dan tidak menduga ada pohon tumbang.
"Tiba tiba angin kencang dan pohon tumbang mengenai tubuh korban, seketika yang bersangkutan meninggal di tempat kejadian," katanya.
Ketika melintas, kata Sunarto, korban berkendara seorang diri. Petugas langsung mengevakuasinya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Balung.
"Kejadian sore tadi, dan kami bawa jenazah yang bersangkutan ke RSUD Balung , dan saat ini Keluarga sudah datang," katanya.
Angin kencang masih melanda Jember hingga malam hari. Masyarakat diminta untuk berhati-hati.
Baca Juga: Curiga Ada Selisih di Dokumen D Hasil, Demokrat Jember Laporkan NasDem ke Bawaslu
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Arema FC vs Persik Kediri Jadi Laga Penentuan, Marcos Santos: Harus Menang!
-
Kasus Super Flu Kota Malang Diklaim Terkendali, Seluruh Pasien Sembuh!
-
Wakil Wali Kota Batu Bongkar Teknik Rahasia Komunikasi Politik Dasco
-
Malang Target 3,4 Juta Kunjungan Wisata Selama 2026, Ini Alasannya
-
Konflik Dualisme Yayasan SMK Turen Malang Memuncak, Ribuan Siswa Terpaksa Tak Sekolah