SuaraMalang.id - Tragedi kembali mewarnai pelaksanaan Pemilu di Indonesia, kali ini menimpa Samson (54), saksi dari partai politik yang meninggal dunia setelah mengeluh lemas saat bertugas di TPS.
Kejadian ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai perlindungan asuransi bagi saksi parpol yang bertugas dalam pemilu.
Kepala Desa Bataan, Kecamatan Tenggarang, Hariyanto, mengungkapkan bahwa Samson, warga Dusun Plalangan, Jember, meninggal dunia pada Rabu, 14 Februari 2024, sekitar pukul 17.45 WIB, tak lama setelah waktu Magrib.
"Samson tidak memiliki riwayat penyakit kronis, dan dia dikenal sebagai pekerja keras," ujar Hariyanto, Jumat (16/2/2024).
Menurut laporan, Samson sudah merasa lemas sehari sebelum meninggal dan belum makan hingga sore hari. Tragisnya, ia ambruk sekitar 100 meter dari lokasi TPS dan meninggal dunia sebelum sempat mendapatkan pertolongan medis.
Kapolsek Tenggarang, Iptu Wahyu Utomo, membenarkan bahwa Samson tiba-tiba ambruk dan tidak sadarkan diri.
"Keluarga korban telah menerima kejadian ini dan menolak untuk dilakukan autopsi," kata Iptu Wahyu.
Ketua DPC PAN Bondowoso, Malik Attamimi, membantah bahwa Samson merupakan saksi dari PAN Bondowoso. Namun, keterangan ini bertentangan dengan bukti surat mandat yang dimiliki oleh kepolisian.
Ketika ditanya mengenai perlindungan asuransi untuk saksi, Malik enggan memberikan penjelasan lebih lanjut.
Baca Juga: 8 Anggota KPPS di Jawa Timur Meninggal Dunia
Komisioner KPU Bondowoso, Sunfi Fahlawati, menyatakan bahwa tanggung jawab terhadap saksi di TPS berada pada parpol masing-masing, bukan pada KPU.
"Menjadi kewenangan parpol karena mereka yang mengutus saksi," ucap Sunfi.
Insiden ini membuka kembali diskusi penting tentang perlunya perlindungan dan jaminan keselamatan bagi para saksi partai politik yang bertugas dalam pemilu.
Masih belum jelas apakah Samson telah terdaftar dalam program BPJS Tenagakerja atau mendapatkan asuransi lainnya, sebuah aspek penting yang seharusnya menjadi perhatian semua pihak terkait demi menghindari tragedi serupa di masa depan.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
8 Anggota KPPS di Jawa Timur Meninggal Dunia
-
Video Viral Remaja Coblos Surat Suara di Luar TPS, Bawaslu Turun Tangan
-
Kelelahan, 56 KPPS di Blitar Jatuh Sakit: Vertigo, Demam hingga Infeksi Saluran Pernapasan
-
KPU Jatim Indikasikan Ada Pemungutan Suara Ulang di Kota Malang
-
Kerja di TPS Sampai Subuh, Satu KPPS di Polehan Meninggal Dunia
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Riset CELIOS: Purbaya Jadi Menteri Kinerja Terbaik, Bahlil Paling Buruk
Pilihan
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
Terkini
-
Bulan Inklusi Keuangan 2026, BRI Perkuat Akses Layanan Keuangan Lewat 1,06 Juta BRILink Agen
-
Dicekal di Pintu Pesawat Saat Hendak Umrah, Kiai Marzuqi Curiga Ada yang Pesan ke Intelijen Saudi
-
BRI Optimalkan Momentum MotoGP Mandalika untuk Perluas Peluang Bisnis
-
Tak Hanya Balapan, BRI Peduli Dorong Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di MotoGP Mandalika 2026
-
BRI Kembali Pimpin Peringkat Merek Paling Bernilai di Indonesia, Pertahankan Prestasi