SuaraMalang.id - Imron menegaskan dirinya telah mengantongi surat keputusan (SK) resmi sebagai ketua DPC Partai Demokrat Kota Malang terpilih dari Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Perlu diketahui sebelumnya, sejumlah kader Partai Demokrat menyerukan mosi tidak percaya terkait pelaksanaan Muscab ke-VI Partai Demokrat. Para kader yang memprotes berasal dari empat DPAC.
Imron menilai aspirasi para kader merupakan hal yang sah saja dilakukan. Namun, Ia membantah seluruh tuduhan yang dialamatkan kepadanya.
"Saya sudah menerima SK (Surat Keputusan) resmi dari AHY (Agus Harimurti Yudhoyono). Artinya saya sudah resmi menjadi ketua DPC Partai Demokrat Kota Malang," ujar Imron, mengutip dari Timesindonesia.co.id jejaring Suara.com, Selasa (16/8/2022).
Menurutnya, pelaksanaan Muscab tersebut sudah sesuai dengan aturan ADTRT. Disebutkan bahwa tak ada upaya untuk mem-Plt-kan keempat DPAC agar Muscab tetap terlaksana.
Ia menjelaskan bahwa sebenarnya keempat DPAC tersebut sebetulnya mengikuti Muscab yang dilaksanakan di Surabaya.
Akan tetapi, keempat DPAC tersebut walk out dan pulang sebelum Muscab dimulai. Bahkan disebutkan, mereka sudah ditunggu sekitar dua jam untuk kembali dalam Muscab, akan tetapi tak kunjung kembali dan tak mau melakukan verifikasi ulang.
"Nah akhirnya DPD atas persetujuan DPP menentukan sikap untuk tetap melaksanakan Muscab. Karena memang sudah memenuhi seluruh kriteria dan bisa dilaksanakan," ungkapnya.
Dijelaskan Imron, dalam pemilihan ketua tersebut, terdapat delapan suara, yakni lima hak suara dari PAC, satu hak suara DPC, satu suara DPD dan satu suara DPP Partai Demokrat. Oleh sebab itu, Imron pun tetap sah terpilih menjadi ketua meski tak mandapatkan suara dari empat DPAC yang walk out.
Baca Juga: Soal Sikap Koalisi Di 2024, Demokrat: Akan Diumumkan Akhir Tahun Atau Awal 2023
"Jadi saya sudah sah jadi ketua dengan minimal 20 persen suara tersebut," katanya.
Sementara itu, saat disinggung soal proses pendaftaran yang dinilai sejumlah kader tak sesuai jadwal pendaftaran, Imron pun dapat menjelaskan.
Ia menyebutkan bahwa dirinya mendaftar melalui DPD Partai Demokrat Jawa Timur yang mana hal tersebut sah, karena memang bisa mendaftar melalui DPC, DPD maupun langsung ke DPP.
"Saya memang mendaftar di DPD Jatim, karena saat itu pendaftaran di DPC sudah ditutup. Saat pendaftaran di DPC, memang saya belum punya niat. Kebetulan saat DPD membuka, saya mendaftar saat minat dan paling awal," pungkasnya.
Sebagai informasi, dalam Muscab tersebut terdapat dua calon Ketua DPC Partai Demokrat Kota Malang, yakni H Imron dan Gufron Marzuki. Hasil Muscab tersebut, telah ditetapkan H Imron sebagai ketua sah DPC Partai Demokrat Kota Malang.
Berita Terkait
-
Demokrat Tetap Dorong AHY Menjadi Kandidat Capres atau Cawapres 2024
-
Demokrat Tetap Dorong AHY jadi Kandidat Capres atau Cawapres 2024, Tapi Tidak Jadikan Syarat Koalisi
-
Soal Sikap Koalisi Di 2024, Demokrat: Akan Diumumkan Akhir Tahun Atau Awal 2023
-
Dinding Ponpes di Malang Roboh Melukai Dua Santriwati
-
Angin Kencang Landa Kota Malang, 4 Orang Luka-luka dan 48 Bangunan Rusak
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun
-
Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?
-
Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang