SuaraMalang.id - Pemerintah Kabupaten Pasuruan membuka seluruh pasar hewan menjelang Hari Raya Idul Adha 1443 H. Pembukaan pasar hewan ini berdasarkan Surat Edaran Bupati Pasuruan nomor 524/1719/424.092/2022 tertanggal 29 Juni 2022.
"Kami buka secara terbatas karena untuk memberikan kesempatan bagi umat Muslim yang akan beribadah. Khususnya kewajiban berkurban bagi Muslim yang mampu," kata Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf mengutip dari Antara, Kamis (30/6/2022).
Dalam SE tersebut diatur, pasar hewan buka mulai tanggal 1 Juli hingga 12 Juli 2022, yang diperuntukkan bagi penyediaan hewan kurban lingkup kecamatan tempat pasar hewan berada.
Selain itu, untuk kecamatan yang tidak memiliki pasar hewan dapat dimungkinkan membuka tempat penjualan hewan kurban secara terpusat dan terbatas, serta wajib memenuhi seluruh persyaratan yang telah ditetapkan.
Begitu pula untuk seluruh hewan ternak yang akan diperjualbelikan harus dinyatakan sehat, dibuktikan dengan sertifikat veteriner atau surat keterangan kesehatan hewan (SKKH) dari otoritas veteriner setempat.
Dalam SE ini juga mengatur setiap alat transportasi ternak, pedagang dan pengunjung pasar hewan tempat penjualan hewan kurban wajib memenuhi protokol kesehatan.
Bupati mengatakan selama pembukaan pasar hewan secara terbatas seluruh satgas PMK dilibatkan. Kemudian PPKM mikro level desa diaktifkan kembali agar pengawasan terhadap PMK bisa maksimal sehingga, jika ada kejadian maka secepatnya bisa langsung ditangani.
"Intinya semua hewan ternak di pasar hewan harus sehat. Yang paling penting tidak bertransaksi antar kandang antar wilayah yang berbeda. Semua transaksi penjualan hewan kurban berkutat di satu kecamatan itu sendiri. Tidak keluar wilayah," kata dia. (Antara)
Berita Terkait
-
Wapres Ma'ruf Amin: Jika Tak Ada Sapi Karena PMK, Bisa Gunakan Kambing untuk Berkurban
-
Jokowi Sumbang Sapi Kurban Berbobot 1 Ton di Kabupaten Sigi
-
Ratusan Sapi di Batam Asal Lampung Tengah Diduga Terserang Penyakit PMK
-
Viral Aksi Maling Kambing di Bekasi Jelang Idul Adha, Publik Gagal Fokus dengan Motor Pelaku: Malu Sama Motornya
-
Beli Minyak Goreng Harus Pakai Aplikasi PeduliLindungi, Pedagang di Kota Pasuruan: Ribet
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
PELOPOR BRI 2026 Perkuat Komitmen BRI Bangun Ekosistem Antikorupsi
-
Motor Mahasiswa Raib 'Distep' Maling, Pelaku Kena Jebak Pas Mau COD
-
BRI Peduli Sahabat Disabilitas Dorong Kesempatan Kerja Setara lewat Pelatihan
-
Jadi Proyek Antikorupsi KPK, Kampus UB Diguncang Aliran Duit Pemerasan
-
Nekat Ritual di Jalur Terlarang Puncak Batu Tulis, 9 Pendaki Ilegal di Malang Dievakuasi Dramatis