"Namun karena belum ada bukti dan laporan yang dirugikan akhirnya ditolak. Dengan bukti pernah menyerahkan diri itu memang kuat dugaan bahwa yang bersangkutan ini melakukan penggelapan," tuturnya.
Dia mewakili pemilik toko grosir pun kecewa dengan GF yang tiba-tiba mengadukan perbuatan penyekapan.
Padahal, Hatarto melanjutkan, GF ini digaji dengan cukup layak, Rp 2,7 juta per bulan. Selain itu GF juga memiliki fasilitas tempat tinggal dan makan sehari-hari saat bekerja di toko tersebut.
"Dan target harian Rp 30 juta atau berapa itu salah. Yang benar klien kami itu menyemangati saja. Kalau yang bersangkutan ini bisa menjual sampai sekian juta akan dapat bonus sekian. Ada bukti chat whatsapp klien kami. Kalau gak sampai target ya gakpapa," kata dia.
Sementara itu, kedatangannya ke Mapolres Malang saat ini adalah untuk memberikan keterangan ke polisi terkait aduan kemarin.
"Kami hanya memberikan keterangan saja karena ada aduan kemarin. Tapi setelah fakta-fakta ini kami berikan dan ternyata tidak terbukti aduannya. Maka untuk keputusan laporan balik itu kemungkinan ada. Kita lihat saja," tutupnya.
Kontributor : Bob Bimantara Leander
Berita Terkait
-
Sorotan Peristiwa Kemarin, Pengeroyokan Pelajar di Jember hingga Update Kasus Penyekapan Gadis di Malang
-
Kemarin, Gadis Malang Disekap Bos Toko Grosir hingga Reaksi Ganis Rumpoko Diisukan Kandidat Manajer Arema FC
-
Gadis Malang di Bawah Umur Diduga Disekap dalam Toko Grosir Selama 10 Hari, Dituduh Gelapkan Uang
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Maling Tak Punya Nurani! Saat Alat Pantau Gunung Semeru di Malang Digasak
-
Terbongkar Sindikat Pengoplos Gas Elpiji di Malang Beromzet Jutaan
-
5 Jemaah Calon Haji Malang Batal ke Tanah Suci
-
Niat Sembuh Berujung Pilu: Kisah Istri di Malang yang Terjerat Muslihat Dukun Cabul
-
Main Mata dengan Mafia BBM: SPBU di Malang Dihukum Puasa Pertalite Selama Sebulan