SuaraMalang.id - Menteri Sosial Tri Rismaharini menyambangi keluarga korban meninggal akibat terseret banjir di Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Minggu (13/3/2022).
Selain berbelasungkawa, Mensos Risma memberikan bantuan dan santunan kepada keluarga korban. Selain itu, juga menyalurkan bantuan usaha agar keluarga almarhum bisa mendapatkan pemasukan.
"Namun kami coba bukan hanya untuk sekedar memberikan santunan, akan tetapi bagaimana agar keluarga korban atau ahli waris bisa survive meskipun ditinggal keluarga yang selama ini mencari nafkah," kata Risma mengutip dari Antara.
Diberitakan sebelumnya, satu orang korban bernama Sa'ad (55) dilaporkan hilang usai terseret banjir Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, pada Selasa (8/3.2022). Keesokannya, korban ditemukan meninggal dunia.
Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di Dusun Gapuk, Desa Sumberngepoh, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Proses evakuasi dilakukan melalui Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.
Risma menjelaskan, bantuan yang diberikan oleh Kementerian Sosial dalam upaya untuk memberdayakan perekonomian keluarga yang ditinggalkan oleh pencari nafkah utama. Bantuan untuk berusaha tersebut disesuaikan dengan keinginan keluarga.
Menurutnya, pihak keluarga almarhum berkeinginan untuk memiliki usaha minuman ringan yang nantinya akan dikelola oleh salah seorang anak dari almarhum. Usaha yang akan dijalankan oleh anak laki-laki almarhum tersebut diharapkan bisa memberikan pemasukan untuk keluarga.
"Selain santunan ada bantuan usaha, ini untuk memberdayakan. Ini juga sesuai keinginan dari keluarga. Untuk berusaha memang harus ditangani dengan serius, dan saya percaya pasti bisa," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto menambahkan, Kementerian Sosial memberikan uang santunan sebesar Rp15 juta dan bantuan pengembangan usaha berupa satu unit kelengkapan usaha minuman dengan nilai berkisar Rp3 juta hingga Rp5 juta.
Baca Juga: Satu Orang Ditemukan Tewas Terseret Arus Banjir Bandang di Lawang Malang
"Bantuan yang disalurkan sebenarnya untuk memberikan dukungan, agar keluarga bisa mendapatkan pemasukan. Permodalan juga sudah disupport," ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Malang juga akan memberikan dukungan berupa pendampingan untuk meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) untuk menjalankan usaha keluarga tersebut.
"Kalau kami, sepakat untuk mengembangkan SDM, artinya memberikan pembelajaran untuk berusaha," katanya.
Sementara itu, istri Almarhum Sa'ad, Siti Maryani (57) menambahkan, ia dan keluarga berterima kasih atas bantuan yang disalurkan oleh Kementerian Sosial.
Ia berharap, usaha yang akan dijalankan oleh salah satu anaknya tersebut bisa menjadi pemasukan utama keluarga.
"Saya berterima kasih atas bantuan dari Bu Mensos, karena kita sekeluarga kehilangan tulang punggung. Nanti anak saya akan berusaha untuk berjualan minuman, nantinya akan dipasarkan dengan media sosial," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Kasus Terkubur Bersama Jasad: Akhir Dramatis Perjalanan Hukum Yai Mim di Balik Jeruji
-
Modal 3 Jutaan Bisa Punya Laptop Gahar? Ini 5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Pelajar
-
Wasiat Terakhir Yai Mim: Kepulangan Sunyi ke Pelukan Tanah Kelahiran
-
Teka-teki Napas Terakhir Yai Mim: Sehat Walafiat Sebelum Maut Menjemput di Polresta Malang
-
Skandal Nikah Siri Sesama Jenis di Malang: Versi Berbeda Intan dan Rey Soal 'Suami'