Wakos Reza Gautama
Selasa, 14 April 2026 | 07:34 WIB
Ilustrasi Yai Mim. Yai Mim meninggal dunia di dalam sel Polresta Malang. [YouTube/Uya Kuya TV]
Baca 10 detik
  • Muhammad Imam Muslimin meninggal dunia di Mapolresta Malang Kota pada Senin, 13 April 2026, saat akan menjalani pemeriksaan.
  • Pemeriksaan medis awal menunjukkan kondisi fisik sehat sebelum akhirnya ia kolaps dan meninggal secara tiba-tiba di tahanan.
  • Hasil analisis sementara tim medis rumah sakit menunjukkan adanya indikasi asfiksia sebagai penyebab kematian mantan dosen tersebut.

SuaraMalang.id - Senin siang (13/4/2026) itu seharusnya menjadi momen bagi Muhammad Imam Muslimin alias Yai Mim untuk memberikan keterangan.

Sebagai pelapor atas dugaan penganiayaan yang dialaminya, mantan dosen UIN Maulana Malik Ibrahim Malang ini dijadwalkan menjalani pemeriksaan di Mapolresta Malang Kota.

Namun, takdir berkata lain. Alih-alih memberikan kesaksian, Yai Mim justru mengembuskan napas terakhirnya tepat sebelum proses hukum itu dimulai.

Kematian pria yang tengah mendekam di sel tahanan sejak Januari lalu atas kasus pelecehan seksual ini menyisakan tanda tanya besar. Pasalnya, tak ada tanda-tanda gangguan kesehatan yang menyelimuti tubuhnya sebelum kejadian.

Beberapa saat sebelum dinyatakan meninggal dunia pada pukul 13.45 WIB, tim Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polresta Malang Kota sempat memeriksa kondisi fisik Yai Mim. Hasilnya? Mengejutkan.

"Hasil pemeriksaan Dokkes bagus. Tekanan darahnya normal di angka 110/80 dan tidak ada tanda-tanda keluhan kesehatan yang berarti," ungkap Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobhirin dikutip dari beritajatim.com--jaringan Suara.com.

Namun, hanya dalam hitungan jam setelah dinyatakan sehat, kondisi berbalik 180 derajat. Yai Mim kolaps dan nyawanya tak tertolong saat hendak diperiksa sebagai pelapor kasus penganiayaan.

Setelah dinyatakan meninggal, jenazah Yai Mim segera dilarikan ke kamar mayat Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang untuk menjalani visum et repertum. Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Rahmad Aji Prabowo, membeberkan temuan awal yang cukup krusial.

Berdasarkan analisis sementara, tim medis menemukan indikasi menonjol yang mengarah pada kondisi asfiksia, sebuah kondisi medis di mana tubuh kekurangan oksigen secara ekstrem yang berujung pada kematian.

Baca Juga: Skandal Nikah Siri Sesama Jenis di Malang: Versi Berbeda Intan dan Rey Soal 'Suami'

"Dari hasil analisis sementara, ada tanda-tanda menonjol untuk asfiksia. Namun, kami belum bisa menjelaskan secara detail hasil visum menyeluruh dari RSSA," ujar AKP Rahmad Aji.

Sore harinya, tepat pukul 17.28 WIB, ambulans yang membawa jenazah Yai Mim membelah jalanan Kota Malang menuju Kabupaten Blitar.

Kepergiannya menutup satu babak panjang dalam drama hukum yang menjeratnya sejak 19 Januari 2026 lalu, saat ia resmi ditahan atas kasus pornografi dan pelecehan seksual terhadap korban bernama Nurul Sahara.

Load More