SuaraMalang.id - Pencurian kotak amal masjid di daerah Situbondo Jawa Timur kembali membuat geger. Aksi maling tersebut sempat terekam kamera CCTV.
Aksi maling tertangkap kamera CCTV ini saat beraksi di Masjid Besar Baitul Muttaqin di Jalan Raya Pelabuhan Jangkar Kecamatan Jangkar Situbondo.
Dalam rekaman tersebut nampak pelaku berhasil masuk masjid pada Sabtu malam (5/3/2022) pukul 23.23 WIB dengan cara membuka jendela depan kanan masjid.
Setelah itu pelaku dengan leluasa menjebol kunci kotak amal dan mengambil uang yang berada di dalamnya. Usai menguras uang di dalam kotak amal tersebut, pelaku meninggalkan kotaknya di masjid.
Dalam rekaman CCTV, awalnya maling terlihat mengawasi situasi sekitar masjid terlebih dahulu. Ketika situasi aman, maling tersebut membuka kotak amal didekat tembok didalam masjid. Maling berhasil membobol kotak amal dengan cara merusak kunci.
Ketua panitia pembangunan Masjid Besar Baitul Muttaqin, H Subairi mengungkapkan, dirinya baru mengetahui uang didalam kotak amal tersebut hilang pada Minggu (6/3/2022) pagi.
"Saat masuk masjid, mendapati uang yang ada di kotak amal sudah raib. Namun yang dicuri hanya pecahan 50 ribu dan 100 ribu, kurang lebih sekitar Rp 3 juta," katanya seperti dikutip dari suarajatimpost.com jejaring media suara.com, Senin (07/03/2022) siang.
Dia menuturkan, setelah melihat dari rekaman CCTV yang terpasang di Masjid, pelakunya seorang pria dengan leluasa menguras uang yang ada di kotak amal tersebut.
"Berdasar dari rekaman CCTV tersebut, hari ini saya melaporkan peristiwa pencurian tersebut ke Mapolsek Jangkar," tutur H Subairi.
Baca Juga: Tabrakan dengan Truk Kontainer di Baluran, Sopir Mobil Pikap Tewas di Lokasi
Kapolsek Jangkar, Iptu Budhiarto membenarkan, berdasarkan rekaman CCTV yang terpasang di masjid tersebut. Pihak masjid baru melaporkan peristiwa tersebut hari ini.
"Untuk langkah selanjutnya, kami akan berkoordinasi dengan pengurus masjid, selain melakukan olah TKP, kami juga melakukan penyelidikan, terhadap siapa pelaku yang terekam dalam CCTV tersebut," kata Iptu Budhiarti menegaskan.
Berita Terkait
-
Tabrakan dengan Truk Kontainer di Baluran, Sopir Mobil Pikap Tewas di Lokasi
-
Kejari 'Obok-obok' Kantor DLH Situbondo Terkait Kasus Dugaan Korupsi Anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional Rp 249 Miliar
-
Tak Pakai Helm Kena Tilang, Pemuda Situbondo Ini Tak Terima Tantang Duel Polisi dan Sebut Petugas 'Brengsek'
-
Alibi Ingin Beli Rokok, Residivis Kembali Ditangkap Lantaran Curi Kotak Amal di Kubu Raya
-
Polres Situbondo Luruskan Kabar 29 Anggotanya Terpapar Omicron
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Waspada Perang Sarung di Kota Malang Saat Ramadan, Ini Daerah Paling Rawan versi Polisi
-
Jadwal Buka Puasa Malang Sabtu 21 Februari 2026, Lengkap dengan Menu Berbuka Terbaik
-
6 Fakta Kasus Penipuan Jual Beli Popok di Lawang Malang Viral, Puluhan Korban Rugi hingga Rp 5 M
-
Jadwal Buka Puasa Malang Hari Ini, Jumat 20 Februari 2026
-
Gunung Semeru Erupsi Tujuh Kali, Status Siaga!