SuaraMalang.id - Akhirnya tembok yang menghalangi akses warga RW 10 Kelurahan Candirenggo Kecamatan Singosari Kabupaten Malang mulai dibongkar pihak pengembang perumahan. Hal ini lantaran telah terjadi kesepakatan bersama.
Diberitakan sebelumnya, warga RW 10 Kelurahan Candirenggo terisolasi akibat tembok yang dibangun pengembang perumahan.
Berdasar pantauan SuaraMalang.id, Jumat (28/1/2022), ada satu titik tembok yang sudah dibongkar. Namun, akses jalan tidak bisa dilewati kendaraan hanya untuk pejalan kaki.
Plt. Kepala Satpol PP Kabuparen Malang, Firmando Hasiholan Matondang mengatakan, pembongkaran titik tersebut dilakukan sebagai simbolis saja.
"Simbolis karena kemarin terjadi mediasi dengan warga terdampak dan pengembang. Pengembang mau rencananya membongkar," ujar dia.
Pembongkaran tersebut, kata Mando, dilakukan dalam waktu dekat dan membutuhkan alat berat untuk membongkar.
"Maksimal dalam dua minggu itu bisa dibuka," ujar dia.
Mando pun mengatakan, kasus ini seharusnya bisa menjadi evaluasi bagi Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya (DPKCPK) Kabupaten Malang.
"Ke depan Cipta Karya harus mengedukasi agar pembangunan bisa sesuai kebutuhan dan tidak menimbulkan problem," tutur dia.
Baca Juga: Penjelasan Wabup Malang, Warga Singosari Baru 1 Positif Omicron, 2 Lainnya Masih Indikasi
Terpisah, anggota Komisi III DPRD Kabupaten Malang, Zia Ulhaq mengatakan, sesuai kesepakatan ada tiga titik yang akan dibongkar. Titiknya adalah di tiga tembok yang telah ditandai menggunakan cat semprot, beberapa waktu lalu.
"Dari mediasi juga terungkap bahwa yang ditembok ada akses jalan dan itu sudah sesuai set plan. Jadi kalau dulunya jalan ya seharusnya dibongkar saja," kata Zia dikonfirmasi Jumat (28/1/2022).
Penuntasannya sendiri kata Zia diberi waktu hingga Senin (31/1/2022).
"Kami beri deadline 7 x 24 jam per Senin kemarin. Jadi kami minta secepatnya untuk dibongkar," tutup dia.
Sementara itu, ketua RT 01 RW 10 Kelurahan Candirenggo, Arifin mengaku bahagia mendengar kesepakatan itu.
"Apalagi ada simbolis membongkar kemarin jadi benar-benar ini akan diberi akses lagi," tutur dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Diduga Aniaya 8 Siswa, Eks Kepsek SMPN 18 Malang Tidak Dapat Bantuan Hukum dari Pemkot
-
Kekerasan Eks Kepsek SMPN 18 Malang Terkuak: 10 Siswa Trauma, Polisi Mulai Bergerak
-
Butuh Tukar Valas? BRI Money Changer Hadir di Berbagai Lokasi
-
BRI Peduli Wujudkan Mimpi Mahesa, Hadiahkan Sepeda untuk Temani Langkah Menuju Cita-Cita
-
Viral Tampar Siswa di Depan Gerbang, Kepsek SMPN 18 Malang Resmi Dicopot Usai Didemo Massal