SuaraMalang.id - Ada puluhan gerai rapid test antigen di Pelabuhan Ketapan disegel oleh Satpol PP Banyuwangi, Rabu (26/01/2022).
Dari 48 gerai di kawasan itu, hanya 20 saja gerai yang memenuhi kualiifikasi atau syarat izin berdiri. Hal ini disampaikan Plt Kadinkes Banyuwangi Amir Hidayat.
Adapun syarat dimaksud, yakni seperti memiliki toilet, drainase, ruang tunggu, pengelolaan limbah, pencahayaan, tempat yang representatif, hingga peralatan kesehatan dan SDM gerai rapid test antigen yang kompeten.
Ke-48 gerai tersebut sebelumnya telah melakukan pertemuan dengan Dinas Kesehatan. Mereka juga sepakat akan melengkapi semua persyaratan gerai rapid test tersebut. Bila tak mampu mereka akan menutupnya dengan sukarela.
"Sebagian tadi menutup secara mandiri dan sebagian lainya bandel sehingga ditertibkan oleh petugas," katanya, seperti dikutip dari suaraindonesia.co.id, jejaring media suara.com, Rabu (26/01/2022).
Penertiban langsung di lapangan ini untuk memastikan apakah pengelola gerai rapid test antigen sudah menepati janji setelah adanya kesepakatan.
Amir melanjutkan, penertiban akan terus dilakukan pihaknya melalui Satpol PP. Jika masih ada gerai yang masih nekat buka. Pihaknya tidak segan-segan menutup kembali.
"Ketika ada gerai yang memaksa buka, maka akan kembali ditertibkan oleh Satpol PP. Nanti setelah ini Satpol PP akan kembali melakukan operasi," ujarnya.
Berita Terkait
-
Dewan Anggap Pemkab Banyuwangi Tak Serius Menangani Klinik Rapid Test Tak Berizin
-
Polisi Banyuwangi Dijatuhi Sanksi Penundaan Kenaikan Pangkat Setahun Akibat Kasus Pesta Narkoba
-
Operasi Minyak Goreng Murah di Banyuwangi Sepi Pembeli
-
6 Ribu Lebih Tenaga Honorer di Kabupaten Banyuwangi Terancam Diberhentikan dan Menganggur
-
Bukannya Bertaubat, Residivis Asal Banyuwangi Ini Malah Curi Kota Amal di 'Rumah Allah'
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
Terkini
-
Dedikasi Mantri BRI Dewi Natalia, 15 Tahun Gerakkan Ekonomi Pedagang Lampung
-
Holding UMi 5 Tahun, dari Akses Menuju Kesejahteraan
-
Audiensi Berujung Ricuh: Anggota DPRD Malang Masuk RS Usai Diseruduk Warga
-
Mudahkan Transaksi dan Remitansi PMI, BRImo Taiwan Raih Anugerah Inovasi Indonesia 2026
-
Insiden Kampus UB Malang: Mahasiswa FK Jatuh dari Lantai Enam, Polisi Telusuri Motif