SuaraMalang.id - Data kasus kekerasan anak di Kota Malang ini cukup mengejutkan. Selama 2021 ini ternyata kasusnya meningkat dibanding tahun sebelumnya.
Seperti data yang diungkap Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TPA) Kota Malang, dari 5 korban di tahun 2020, kini di 2021 menjadi 8 korban kekerasan seksual.
Hal ini diamini Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang, Penny Indriani. Ia menjelaskan, penyebab bertambahanya korban kekerasan seksual terhadap anak itu karena lingkungan sekitar dan keluarga.
"Secara rinci saya tidak tahu, tapi apa yang terjadi itu kan karena lingkungan keluarga. Apalagi anak remaja kan rata-rata, itu terlibat pergaulan bebas," katanya seperti dikutip dari timesindonesia.co.id, jejaring media suara.com, Senin (29/11/2021).
Apalagi, menurut Penny, korban kekerasan seksual tersebut lebih banyak dialami oleh para remaja yang terjebak dengan pergaulan bebas.
Dari data yang diterima, secara rinci di tahun 2020 terdapat 5 korban kekerasan seksual anak, diantaranya meliputi 4 korban pencabulan dan 1 korban persetubuhan. Untuk korban sodomi dan Child Gromming, masih belum ada di tahun 2020.
Kemudian, di tahun 2021 korban kekerasan seksual terhadap anak meningkat menjadi 5 orang. Secara rinci, 4 korban pencabulan, 3 korban persetubuhan dan ditambah 1 korban Child Grooming.
Dengan meningkatkan kasus tersebut, Penny pun mengumpulkan seluruh Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) untuk bisa diberikan pembinaan agar para anak mendapat pengawalan lebih ketat lagi.
"Selain itu upaya rutin kita juga ada sosialisasi dengan penyebaran brosur dan banner-banner di jalan soal Stop Kekerasan anak itu. Itu sudah sering kita lakukan," ungkapnya.
Baca Juga: Mahasiswa di Malang Tolak Permendikbud Nomor 30 Tahun 2021
Namun sebenarnya, dari data secara umum dengan memiliki 7 kategori kekerasan anak, yakni Fisik, Psikis, Seksual, Penelataran, Trafficking, Eksploitasi dan lain-lainnya, angka korban tersebut mengalami penurunan.
Untuk di tahun 2020 sendiri, secara umum terdapat 42 korban kekerasan terhadap anak. Lalu di tahun 2021 sendiri terdapat 36 korban kekerasan anak.
Namun, yang menjadi fokus dalam perlindungan anak, yakni kekerasan fisik, psikis dan seksual, di tahun 2020 ke 2021 malah mengalami peningkatan, yakni 16 korban kekerasan anak tahun 2020 dan 18 korban kekerasan anak di tahun 2021.
"Psikis itu mungkin karena pandemi Covid-19 ya. Ekonomi kan pengaruh ke menyal dan macam-macam. Mungkin, karena ekonomi di era pandemi ini," katanya.
Kekerasan yang terjadi sebagaimana juga bisa berada di sekolah, Penny pun telah mengumpulkan para guru bimbingan konseling untuk diberikan pembinaan.
Akan tetapi untuk sosialisasi secara Door to Door, Penny merasa masih belum bisa terjadi karena dalam masa Pandemi Covid-19.
Berita Terkait
-
Mahasiswa di Malang Tolak Permendikbud Nomor 30 Tahun 2021
-
Kondisi Terkini Korban Pencabulan dan Kekerasan Anak di Malang
-
Tanah Longsor Kabupaten Malang Menewaskan Seorang Warga
-
Viral Pengeroyokan Pemuda di Malang, Pelaku Kesal Sebab Temannya Diduga Dicabuli
-
Tidak Ada Libur Sekolah saat Natal dan Tahun Baru 2022 di Malang
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun
-
Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?
-
Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang