SuaraMalang.id - Kegiatan peragaan busana Malang Fashion Week 2021 dikabarkan telah melanggar prokes dan dilakukan pembubaran oleh polisi.
Kabar pembubaran ajang peragaan busana yang berada di Transmart MX Mall, Jumat (22/10/2021) lalu itu beredar di media sosial.
Bahkan dalam acara tersebut turut dihadiri Wali Kota Malang Sutiaji dan terdapat bintang tamu Ivan Gunawan.
Menanggapi hal tersebut, Kabag Ops Polresta Malang Kota Kompol Supiyan mengatakan polisi tidak melakukan pembubaran.
Polisi pada malam itu hanya melakukan patroli rutin setiap kami dan melakukan imbauan pada acara tersebut.
"Jadi kami jelaskan itu bukan pembubaran. Kami hanya melakukan imbauan dalam patroli rutin Power On Hand namanya. Jadi setiap malam kami selama pandemi Covid-19 ini kami patroli dan juga lakukan imbauan untuk menjaga prokes di setiap kegiatan masyarakat dan juga di acara kemarin di salah satu mall itu," katanya saat dkonfirmasi, Minggu (24/10/2021).
Supiyan melanjutkan, memang dalam acara tersebut waktunya melebihi aturan yang ada, yakni berlangsung melebihi pukul 21.00 WIB
Polisi, lanjut dia, langsung berkoordinasi dengan pihak panitia dan datang ke lokasi.
"Harusnya jam 21.00 berakhir karena molornya pembukaannya agak molor. Pihak panitia meminta toleransi sampai 21.30. Jadi sesuai dengan instruksi Mabes Polri kami lakukan imbauan untuk jaga jarak dan juga prokes," kata dia.
Baca Juga: Setelah Malang, Giliran Bengkulu Diguncang Gempa Berkekuatan 5,4
Sementara itu, Supiyan menjelaskan, kegiatan itu telah mendapat rekomendasi dari Satgas Covid-19 dalam hal ini Pemkot Malang.
"Kalau dari Izin keramaian berdasarkan Satintelkam tadi sudah mendapatkan rekomendasi dari Satgas Covid Pemkot Malang," kata dia.
Sementara itu, acara peragaan busana tersebut tetap berlangsung hingga hari ini, Minggu (24/10/2021).
Pada gelaran hari ini, Supiyan pun menyarankan panitia agar lebih mematuhi protokol kesehatan bagi panitia dan juga pengunjung.
"Iya kami tekankan untuk prokes lebih ketat lagi. Kalau bisa nanti juga didampingi Satpol PP untuk mengamankan kegiatan ini," tutur dia.
Terpisah, Founder Malang Fashion Week, Agus Sunandar menjelaskan masalah yang ramai itu dikarenakan keterlambatan waktu acara saja.
Dijelaskannya, keterlambatan acara itu dikarenakan membludaknya pengunjung untuk menonton bintang tamu Ivan Gunawan.
"Jadi keterlambatan itu dikarenakan animo masyarakat yang membludak untuk melihat Ivan Gunawan. Jadi karena proses screening pengunjung yang banyak itu membuat terlambat 15 menit. Dan jadwal jadi agak molor," kata dia.
Sam Suga, sapaan akrabnya mengaku, saat proses screening itu banyak penonton yang tidak diundang mencoba memaksa masuk untuk melihat Ivan Gunawan.
"Jadi kami waktu screening itu ada dua barcode. Selain PeduliLindungi ada juga scan barcode undangan. Jadi memang untuk umum tapi harus memiliki undangan. Jadi proses screening itu yang membuat lambat," kata dia.
Terkait masalah keterlambatan itu, Sam Suga telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian pada waktu itu.
"Pas jam 21.00 itu saya sudah jelaskan bahwa saya minta tambahan 15 menit untuk penampilan Ivan Gunawan. Dan memang benar 21.15 selesai tidak ada yang molor," tutur dia.
Dia pun membantah jika ada isu terkait pembubaran acara itu. Rekomendasi dari pihak Satgas Covid-19 pun sudah dikantonginya sebelum acara ini berlangsung.
"Malah kami diback-up sama pihak kepolisian dan harus menerapkan prokes ketat. Jadi kami nanti batasi lagi penontonnya yang 250 penonton atau 50 persen sekarang cuma 150. Kami kalau perihal izin atau rekomendasi juga sudah dapat dari Satgas Covid-19," ujarnya.
Kontributor : Bob Bimantara Leander
Berita Terkait
-
Setelah Malang, Giliran Bengkulu Diguncang Gempa Berkekuatan 5,4
-
Tersangka Kasus Dugaan Hoaks, Gus Idris Akhirnya Ditahan
-
Atap SMPN 1 Pasrujambe Lumajang Ambrol Terdampak Gempa Malang
-
Viral Atlet Peraih Emas PON Papua Tagih Uang Saku, Wali Kota Malang: Sudah Clear
-
Minta Tolong Difotoin Orang Tak Dikenal, Hasil Foto Kakak Beradik ini di Luar Dugaan
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Polres Malang Sikat 3 Kg Bubuk Mercon di Poncokusumo, Seorang Pelaku Ditangkap
-
Jadwal Buka Puasa Kota Malang Hari Ini, Jumat 27 Februari 2026
-
Jadwal Imsak Kota Malang 27 Februari 2026, Jangan Lupa Shalat Jumat!
-
Pohon Tumbang Tutup Jalan Malang-Kediri, BPBD Gerak Cepat
-
Jadwal Imsak Kota Malang Kamis 26 Februari 2026, Kapan Batas Akhir Sahur?