SuaraMalang.id - Idris Al Marbawi atau biasa dikenal Gus Idris akhirnya resmi ditahan. Tersangka kasus dugaan hoaks atau informasi bohong itu dititipkan di Lapas Lowokwaru, Malang, Jawa Timur.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Malang, Edi Handoyo membenarkan tentang penahanan Gus Idris tersebut. Dijelaskannya, tersangka kasus dugaan penyebaran hoaks itu resmi ditahan, pada Kamis (21/10/2021) lalu.
"Kamis," ujarnya dikutip dari TIMES Indonesia jaringan Suara.com, Sabtu (23/10/2021).
Penahanan Gus Idris, lanjut dia, merupakan wujud keadilan bagi siapapun yang berperkara hukum.
"Karena yang satunya sudah ditahan. Jadi perlakuannya harus sama. Artinya yang bersangkutan tidak boleh di rumah untuk menyelesaikan perkara hukumnya," tuturnya.
Ia menambahkan, setelah dilakukan penahanan, pihak kejaksaan mulai menyiapkan berkas untuk diteruskan ke pengadilan.
"Setelah berkas lengkap, maka berkasnya akan kami limpahkan kepada pengadilan. Sesuai peraturan ada waktu 20 hari untuk mempersiapkan hal tersebut," jelasnya.
Sebagai informasi, Gus Idris membuat konten video YouTube yang meresahkan masyarakat. Pertama, dia membuat video hoaks dirinya tertembak. Kemudian, meski sudah ditetapkan tersangka, Gus Idris kembali membuat heboh melalui kontennya tentang video pasangan gancet.
Akibatnya Gus Idris banyak dilaporkan oleh masyarakat, serta tokoh agama. Hingga Gus Idris saat ini sudah dijebloskan ke tahanan oleh Kejari Kabupaten Malang.
Baca Juga: GP Ansor Malang Bersiap Polisikan Gus Idris Akibat Video Pasangan Gancet
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Gunung Semeru Membara: Nasib 170 Pendaki di Ranu Kumbolo Akhirnya Terjawab
-
Koperasi Awards 2026: BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Dukung Ekonomi Kerakyatan
-
Semeru Membara: Jalur Pendakian Ditutup Total, Pendaki Dievakuasi!
-
BRI Gelar Semarak Merah Putih di Sofifi Maluku Utara, UMKM Lokal Ikut Tumbuh
-
Wajah Baru Stasiun Malang 2026: Tak Lagi Sekadar Transit, Bakal Jadi Surga UMKM