SuaraMalang.id - Pemerintah Kota Malang akan mengusulkan anak berusia di bawah 12 tahun untuk bisa uji coba masuk ke mall layaknya di Kota Surabaya.
Wali Kota Malang, Sutiaji menjelaskan usulan tersebut bakal disampaikan langsung Sekretaris Daerah Kota Malang, Erik Setyo Santoso ke pemerintah pusat.
"Saya perintahkan ke Pak Sek uji coba di Surabaya. Tapi harus pamit ke kementrian. Kirim surat ke kementrian," kata Sutiaji, Kamis (14/10/2021).
Sutiaji menjelaskan, alasan uji coba tersebut dikarenakan usulan pelonggaran dari pengelola mall dan kafe. Terlebih saat ini Kota Malang jika terlepas aturan aglomerasi wilayah berada di level 1 PPKM.
"Kami kumpul itu jangan sampai terpengaruh sama leveling. Level 1 tetap waspada. Dan tadi dikumpulkan apasih masukan-masukan dari pengelola mal kafe tadi banyak usulan pelonggaran termasuk anak usia 12 tahun," ujarnya.
Politikus Partai Demokrat itu menjelaskan, arahan dari pemerintah pusat itu diperlukan saat uji coba.
"Gimana caranya relaksasi ada pelonggaran-pelonggaran sedikit tapi pengetatan tadi kami pakai prokes," imbuhnya.
Sementara itu uji coba mall untuk anak di bawah 12 tahun ini tidak diikuti dengan pembukaan taman-taman di Kota Malang.
Sutiaji menjelaskan, untuk masalah taman tidak bisa dibuka karena tidak ada penanggung jawab yang jelas seperti mall.
Baca Juga: Tega! Bayi Baru Lahir Diduga Dibuang di Jalan, Ada Bekas Cekikan
"Karena penanggung jawab itu siapa kalau taman. Kalau mall di tempat wisata kan ada one get-nya. Kalau di wisata kan gak ada," tutur dia.
Alumnus UIM Malang itu khawatir, jika taman dibuka untuk masyarakat ditakutkan akan ada kerumunan dari pengunjung.
"Jadi dikhawatirkan nanti terjadi kerumunan yang sehingga kita belum berani buka secara frontal," ujarnya.
Kontributor : Bob Bimantara Leander
Berita Terkait
-
Tega! Bayi Baru Lahir Diduga Dibuang di Jalan, Ada Bekas Cekikan
-
Meskipun Muslimah, Krisdayanti Bantu Renovasi Gereja di Malang: Izin Allah...
-
Sempat Ditolak Sebab NIK Dipakai Orang Lain, Akhirnya Pelajar Malang Ini Bisa Vaksin
-
Info Jadwal dan Lokasi Vaksinasi di Malang, Ada Vaksin AstraZeneca Dosis 1 dan 2
-
Viral Pedagang di Malang Ini Masak Nasi Goreng Dibantu Robot, Alasannya Bikin Terenyuh
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Detik-Detik Yaim Min Tumbang di Polresta Malang: Mengembuskan Napas Terakhir Saat Lapor Polisi
-
Kasus Terkubur Bersama Jasad: Akhir Dramatis Perjalanan Hukum Yai Mim di Balik Jeruji
-
Modal 3 Jutaan Bisa Punya Laptop Gahar? Ini 5 Rekomendasi Laptop Terbaik untuk Pelajar
-
Wasiat Terakhir Yai Mim: Kepulangan Sunyi ke Pelukan Tanah Kelahiran
-
Teka-teki Napas Terakhir Yai Mim: Sehat Walafiat Sebelum Maut Menjemput di Polresta Malang