SuaraMalang.id - Revanka (15) seorang pelajar SMAN 7 Malang akhirnya bisa disuntik vaksin setelah sebelumnya ditolak karena Nomor Induk Kependudukan (NIK) KTP-nya dipakai orang lain.
Sebelumnya, Reva tidak bisa melakukan vaksinasi dan ditolak lantaran NIK-nya sudah dipakai seorang warga di wilayah Pancoran Jakarta Selatan untuk mendapatkan vaksinasi.
Hal itu diketahui saat Revanka bersama kakaknya, yakni Fia melakukan vaksinasi Drive Thru yang diakomodir oleh Polresta Malang Kota pada Rabu (6/10/2021) lalu.
Mereka lalu protes sebab pemegang NIK, yakni Reva, mengaku belum pernah melakukan vaksinasi. Kapolresta Malang Kota AKBP Budi Hermanto bahkan sampai turun tangan mengatasi persoalan ini.
Baca Juga: Info Jadwal dan Lokasi Vaksinasi di Malang, Ada Vaksin AstraZeneca Dosis 1 dan 2
Setelah mengetahui hal tersebut Ia segera melakukan koordinasi dengan Polres Jakarta Selatan. Pada kegiatan vaksinasi Drive Thru kedua yang digelar di Stadion Gajayana Malang pada Rabu (13/10/2021) kemarin, Revanka akhirnya disuntik vaksin.
"Untuk kemarin kita tidak menemukan NIK ganda. Akan tetapi, yang beberapa waktu lalu NIK pesertanya sudah terpakai itu, kami lakukan vaksinasi kemarin dan kami berikan surat keterangan. Untuk NIK nya akan ditelusuri Dispendukcapil," katanya, seperti dikutip dari timesindonesia.co.id, jejaring media suara.com, Kamis (14/10/2021).
Kapolres menambahkan, kegiatan vaksinasi Drive Thru yang terus digelar secara rutin tersebut, mempunyai batasan hanya 50 dosis saja setiap kegiatannya.
Akan tetapi, lanjut Buher, jika ada masyarakat yang datang secara langsung (on the spot), Polresta Malang Kota siap menambahkan dosis vaksin bagi masyarakat yang telah terlanjur datang.
"Kalau mungkin ada penambahan yang on the spot akan kami tambah lagi 20 sampai 30 dosis," ungkapnya.
Baca Juga: Viral Pedagang di Malang Ini Masak Nasi Goreng Dibantu Robot, Alasannya Bikin Terenyuh
Adapun untuk jadwal vaksin di Kota Malang, Polresta Malang Kota akan menggelar vaksinasi dosis kedua hari ini di Masjid Agung Jami, Jalan Merdeka Barat dengan target sekitar 1200 dosis.
Berita Terkait
-
Picu 'Bencana' di Malang, Ini Aturan Penerbangan Balon Udara dan Sanksi Bagi yang Melanggar
-
7 Tempat Wisata di Malang, Liburan Seru Sambil Menikmati Udara Sejuk
-
Liburan Anti Bosan di Malang Skyland: Panduan Lengkap Harga Tiket dan Aktivitas
-
BRI Tebar Kebaikan di Bulan Suci, Ribuan Sembako Disalurkan & Pemudik Dimudahkan
-
Demi Mengabdi, Mahasiswa Rantau AM UM Tak Pulang Kampung saat Lebaran!
Terpopuler
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Lisa Mariana Pamer Foto Lawas di Kolam Renang, Diduga Beri Kode Pernah Dekat dengan Hotman Paris
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Chat Istri Ridwan Kamil kepada Imam Masjid Raya Al Jabbar: Kami Kuat..
Pilihan
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
-
Cerita Trio Eks Kapolresta Solo Lancarkan Arus Mudik-Balik 2025
Terkini
-
Warga Senang, Desa Wunut Bagikan THR dan Hadirkan Program Perlindungan Sosial
-
Habbie, UMKM Telon Aromatik Terbaik Siap Ekspansi Pasar Global Bersama BRI
-
4 Wisata di Kawasan Cangar Ditutup Usai Longsor yang Hempaskan 2 Mobil
-
BRI Raih Penghargaan Internasional Atas Prestasi Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
Petasan Lukai Pemiliknya di Malang, Korban Sampai Harus Dioperasi