SuaraMalang.id - Angka kesembuhan Covid-19 di Kabupaten Jember, Jawa Timur terus bertambah. Supaya meminimalisasi kematian, vaksinasi terus dipacu.
Bupati Jember Hendy Siswanto mengapresiasi kinerja sejumlah pihak terkait penanganan Covid19. Namun, menurutnya, angka kesembuhan pasien bisa terus ditingkatkan.
"Tingkat kesembuhan ada 500 lebih, yang meninggal sedikit, tapi masih di atas 10 orang. Dengan kondisi ini, kita berupaya untuk (angka kematian) kurang dari 10," katanya, mengutip suarajatimpost.com, Sabtu (21/8/2021).
Merespon itu, lanjut dia, maka penting program vaksinasi COVID-19 terus dimaksimalkan. Terlebih vaksinasi di Jember masih mencapai 30 persen.
"Soal vaksinasi, upaya yang kami lakukan. Nantinya akan terlaksana di tiap-tiap puskesmas. Dengan kami bagikan 150 - 200 vaksin tergantung kemampuan. Kemudian membuka layanan di ponpes, dan (wilayah kampus) mahasiswa, berkoordinasi juga dengan Kodim dan Polres untuk mempercepat vaksinasi," jelasnya.
Semakin banyak cakupan warga telah vaksinasi, tujuan kekebalan kelompok atau herd immunity dapat segera tercapai. Hal itu juga sesuai instruksi Presiden RI Joko Widodo.
"Nanti dari pusat ada tambahan vaksin lagi akhir bulan ini, jumlahnya kurang lebih, 75 juta vaksin di Jakarta, yang nantinya akan dibagikan ke seluruh Indonesia. Kemudian di awal September datang lagi 76 juta untuk seluruh Indonesia," sambungnya.
"Yang saat itu saya datang ke sana (Madiun) dan bertanya kepada Pak Presiden saat pertemuan. Pelaksanaan vaksin ini, untuk upaya Herd Immunity," kata Hendy.
Bupati Hendy menyoroti masih ada masyarakat Jember takut vaksin.
Baca Juga: Polisi Telisik Kasus Bunuh Diri di Jember, Penyedia Pinjol Bakal Dimintai Keterangan
"Rendahnya vaksinasi itu, ya karena ada sedikit warga kita yang takut. Nah sehingga dengan adanya pejabat definitif ini (khususnya Camat). Nantinya bisa membantu Sosialisasi dan pemahaman tentang manfaat vaksinasi," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Beredar 24 Nama Terseret Kasus BGN, Kuasa Hukum Sony Sonjaya: Nama Itu Sudah Diserahkan ke Penyidik
Pilihan
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
Terkini
-
Cahaya di Ruang Periksa: Polres Malang Kini Punya Fasilitas Canggih Anti-Manipulasi
-
Lawan Cekikan Harga BBM, Pemkot Malang Siap Hijrah ke Kendaraan Listrik
-
Latja Akpol di Polres Malang Fokus Perkuat Pengalaman Lapangan Taruna
-
Kardus di Kebun Tebu: Bayi Berjaket Merah Ditemukan Tak Bernyawa di Malang
-
Tantangan Menembus Alam: Ikhtiar Kabupaten Malang Merdeka dari Zona Buta Sinyal