SuaraMalang.id - Dua orang karyawan outsourcing alias tenaga kontrak PT KAI terciduk mencuri rel cadangan di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Persisnya di area kebun sengon Kelurahan Ardirejo, Kecamatan Kepanjen.
Kedua pelaku pencurian itu, yakni Fendi Purnama Putra (32), warga Desa Karangduren, Malang dan Muhammad Azami (32), warga Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar.
Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono mengatakan, dari kedua tersangka diamankan barang bukti sejumlah 10 batang besi baja yang telah dipotong berbagai ukuran. Mulai ukuran 230 sentimeter, 225 sentimeter, 200 sentimeter, dan 190 sentimeter.
Kronologisnya, berawal dari patroli rutin petugas jaga dan Polsuska. Petugas memergoki keduanya memotong rel dengan las khusus baja. Kemudian keduanya diamankan dan digelandang ke Polsek Kepanjen.
“Awalnya petugas menemukan kedua orang tersebut yang melakukan pemotongan rel kereta api di lokasi tersebut. Setelah itu mereka diamankan ke Polsek Kepanjen,” katanya memimpin rilis di Mapolsek Kepanjen, mengutip dari Beritajatim.com, Jumat (20/8/2021).
Ia menambahkan, kasus pencurian itu terindikasi melibatkan oknum PT KAI.
“Mereka ini petugas outsourcing. Juga ada keterlibatan oknum PT KAI. Untuk oknum ini masih dilakukan upaya penyelidikan dan penyidikan, masih terus berlanjut. Untuk penadah juga masih kita telusuri,” sambungnya.
Sementara tersangka Fendi mengaku baru pertama kali ini melakukan aksi pencurian tersebut. Fendi bertugas memotong rel menggunakan alat las pemotong baja. Sedangkan rekannya, Azami bertugas memantau situasi.
“Ini baru pertama kali. Masih mau cari pembeli,” ujarnya.
Baca Juga: Kisah Pilu Dua Bocah di Malang Merawat Ayahnya yang Lumpuh
Diketahui sebagai karyawan kontrak PT KAI, Fendi bertugas sebagai penjaga palang pintu kereta api jalur Comboran Kota Malang. Sedangkan, Azami bertugas melakukan perawatan rel kereta api di Kepanjen, Kabupaten Malang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
50 Bundel Dokumen dan Misteri Perubahan Merek: Proyek Ambulans Malang Dibidik Jaksa
-
BRI KKB Expo 2026 Digelar Serentak, Nikmati Promo Kredit Kendaraan Berbunga Spesial
-
Heboh Isu Denda Cerai Rp300 Juta di Sidoasri Malang: Hoaks atau Benteng Rumah Tangga PMI?
-
Arena Judi Sabung Ayam di Malang Selatan Berakhir Jadi Abu
-
Angkot Malang Gratis bagi Pelajar Mulai Juli 2026: Hemat di Ongkos, Nyaman Sampai Sekolah