SuaraMalang.id - Seleksi masuk 23 perguruan tinggi swasta (PTS) di wilayah Besuki Raya (Probolinggo, Jember, Lumajang, Bondowoso, dan Banyuwangi) termasuk Universitas Jember (UNEJ) kompak dibuka.
Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Besuki Raya (SBMPTBR) itu, untuk pendaftaran program seleksi mulai dibuka secara daring pada 14 Juni hingga 25 Juni 2021. Hal ini disampaikan Wakil Rektor I Universitas Jember, Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Slamin.
Salimin mengatakan, SBMPTBR sudah mulai dijalankan sejak 2015 lalu. Namun khusus untuk Universitas Jember jalur SBMPTBR merupakan jalur mandiri, dan menjadi jalur penerimaan mahasiswa baru terakhir di tahun ini.
"Kami sepakat melanjutkan pelaksanaan SBMPTBR karena terbukti mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya bagi siswa," katanya, dikutip dari timesindonesia.co.id, jejaring media suara.com, Jumat (11/06/20211).
"Pasalnya dalam sekali ujian bisa memilih program studi di Universitas Jember dan PTS lainnya. Dengan ikut SBMPTBR maka tentunya ada efisiensi waktu dan biaya, apalagi kita masih berada di masa pandemi Covid-19," katanya menegaskan.
Salimin menjelaskan, berbeda dengan mekanisme seleksi tahun lalu, panitia SBMPTBR 2021 memberikan pilihan bagi peserta untuk mendaftarkan diri dengan nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK SBMPTN) 2021, atau mengikuti UTBK SBMPTBR yang akan diadakan di Kampus Tegalboto.
"Saran saya, bagi calon peserta yang sudah memiliki nilai UTBK SBMPTN 2021 maka gunakan nilai Anda tersebut, jadi tidak perlu datang ke Kampus Tegalboto untuk ujian, terlebih lagi peserta dari luar Jember. Perlu diketahui bobot nilai UTBK SBMPTN dengan UTBK SBMPTBR sama," ujarnya.
Sementara itu Wakil Koordinator Kehumasan Universitas Jember, Rokhmad Hidayanto menambahkan, panitia SBMPTBR 2021 telah menjadwalkan UTBK SBMPTBR digelar di Kampus Tegalboto dari 5 Juli hingga 11 Juli 2021.
Panitia hanya menggelar satu kali sesi ujian per harinya dengan menyediakan 575 komputer yang tersebar di sepuluh lokasi ujian.
Baca Juga: Innalillahi, Calon Anggota PSHT Jember Meninggal, Tiga Jam Latihan Silat Lalu Pingsan
"Peserta yang mengikuti UTBK SBMPTBR wajib mematuhi protokol kesehatan seperti selalu memakai masker, membawa perlindungan pribadi seperti hand sanitizer dan jangan lupa membawa surat keterangan dari RT dan RW yang menyatakan kondisi status daerahnya, apakah masuk zona merah, kuning atau hijau," kata Rokhmad Hidayanto.
Sebagai informasi tambahan, tahun lalu ada 4.807 peserta yang mengikuti UTBK SBMPTBR. Informasi lengkap mengenai SBMPTBR 2021 dapat dilihat di laman sbmptbr.unej.ac.id dan di laman PTS peserta SBMPTBR 2021.
"Jika ada kesulitan bisa menghubungi kami di Humas Universitas Jember melalui telepon atau media sosial kami," katanya.
Berita Terkait
-
Innalillahi, Calon Anggota PSHT Jember Meninggal, Tiga Jam Latihan Silat Lalu Pingsan
-
Akan Gelar Kompetisi Silat Lokal, Bupati Jember: Semua Perguruan Silat Hebat
-
Anggota DPRD Jember yang Pukul Ketua RT Kini Sudah Mendekam di Penjara
-
Heboh Artefak Batu Kenong di Kabupaten Jember Dijual Online
-
Seorang Balita di Kabupaten Jember Meninggal Akibat DBD, PMI Langsung Fogging
Terpopuler
- 4 Mobil Sedan Bekas di Bawah 30 Juta Mudah Dirawat, Performa Juara!
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- Bupati Mempawah Lantik 25 Pejabat, Berikut Nama-namanya
- 4 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED dengan Baterai Jumbo Terbaik Januari 2025
- Stargazer vs Xpander: 10 Fakta Penentu MPV 7 Seater Paling Layak Dibeli
Pilihan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
Terkini
-
Konflik Dualisme Yayasan SMK Turen Malang Memuncak, Ribuan Siswa Terpaksa Tak Sekolah
-
Kronologi Yai Mim Jadi Tersangka Pornografi, Ini Penjelasan Polresta Malang Kota
-
Cara Dinkes Kota Malang Antisipasi Superflu H3N2, Jangan Tunda-tunda Keluhan Kesehatan!
-
Laka Lantas Kota Malang Renggut 12 Nyawa Selama 2025, 245 Orang Luka-luka
-
Kota Malang Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Saat Nataru 2026, Begini Skema Dishub