SuaraMalang.id - Guyub Rukun Arek Malang (Aremania) menggelar penggalangan dana bantuan untuk korban Gempa Malang, Sabtu (17/4/2021).
Mereka turun ke jalan mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi menggalang donasi untuk warga terdampak gempa di Kabupaten Malang.
Koordinator aksi, Bambang mengatakan, bahwa penggalangan dana bantuan korban gempa dilakukan pada Rabu dan Kamis lalu itu menerima donasi uang dan barang. Hasil hari pertama terkumpul Rp 1.034.000. Kemudian pada hari kedua terkumpul Rp 1.000.000. Sehingga total Rp 2.034.000.
"Hari ini kita melakukan penggalangan dana kembali di Gondanglegi. Hasil donasi Rp 1.053.000. Semuanya nanti kami kumpulkan dan akan kami salurkan kepada warga terdampak gempa," katanya dikutip dari Timesindonesia.co.id jaringan Suara.com, Sabtu (17/4/2021).
Ia melanjutkan, bahwa hasil donasi akan segera disalurkan, bersinergi dengan semua arek Malang. Bantuan direncanakan didistribusikan ke Malang Selatan, tepatnya Desa Majang Tengah, Kecamatan Dampit. Harapannya adalah semoga bantuan bermanfaat bagi korban yang membutuhkan walaupun nominalnya tidak seberapa.
Guyub Rukun Arek Malang juga berharap, masyarakat bisa sadar dan lebih peduli lingkungan karena musibah ini suatu peringatan.
"Semoga masyarakat bisa sadar dan lebih peduli lingkungan karena musibah ini suatu peringatan dan Aremania itu bukan hanya suporter bola saja, melainkan juga bisa peduli sesama," tuturnya.
Aremania turut berdukacita atas benaca gempa bumi di Malang. Aremania juga mengajak semua pihak turut membantu warga terdampak gempa Malang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
Terkini
-
Peran Strategis UMKM Disorot Dirut BRI dalam Forum Keuangan Global WEF Davos
-
CEK FAKTA: China Resmi Tutup Pintu Wisatawan Israel, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Purbaya Hapus Dana Desa dan Diganti Subsidi Listrik hingga Sembako, Benarkah?
-
Lewat Klasterku Hidupku, BRI Bangun Ekosistem UMKM Berdaya Saing dan Inklusif
-
CEK FAKTA: Menkeu Purbaya Audit Kekayaan Luhut, Benarkah?