SuaraMalang.id - Polisi kembali menggagalkan peredaran uang palsu di Banyuwangi, kali ini sejumlah 100 juta Euro. Nominal mata uang asing palsu itu ditaksir senilai Rp 1,7 triliun.
Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin mengatakan, selain mata uang Euro, pihaknya juga mengamankan mata uang asing sejumlah 10.000 Yuan China Renminbi. Tangkapan ini merupakan pengembangan kasus serupa sebelumnya.
"Hasil penyelidikan lebih lanjut dari kasus mata uang asing palsu kemarin, Polresta Banyuwangi kembali mengamankan 100 lembar uang palsu pecahan 1.000.000 Euro dan 100 lembar uang China pecahan 100," katanya, dikutip dari timesindonesia.co.id media jejaring suara.com, Senin (1/3/2021).
Uang Euro palsu itu, lanjut dia, merupakan edisi khusus untuk sejumlah negara di Uni Eropa, yakni sebagai uang koleksi.
"Mata uang Euro ini merupakan uang untuk koleksi. Hanya berlaku untuk 15 negara-negara Uni Eropa. Kalau uang asli Euro, tidak ada pecahan hingga 1 juta ini," jelasnya.
Berdasarkan hasil penyidikan, masih kata Arman, pecahan 1 juta Euro ini sengaja digunakan untuk alat penipuan, khususnya di valas atau money changer.
Seperti diberitakan sebelumnya, kasus ini merupakan pengembangan dari kasus sebelumnya. Pemalsuan aneka mata uang asing itu ditaksir senilai Rp 2,8 triliun. Polisi mengamankan 10 orang tersangka dalam kasus tersebut.
Polisi menjerat para tersangka diduga sindikat uang palsu itu dengan pasal 245 KUHP tentang tindak pidana menyimpan atau mengedarkan mata uang palsu. Ancaman hukum maksimal 15 tahun penjara.
Baca Juga: 7 Kader Dipecat, Partai Demokrat Banyuwangi Gelar Cukur Gundul Massal
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
Terkini
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?
-
Bantai Landak Jawa Pakai Senapan Modifikasi, Dua Pemburu Liar Diciduk di Hutan Malang
-
Optimistis Tumbuh Berkelanjutan, BRI Konsisten Perkuat Kepercayaan Lewat Buyback Saham
-
Buntut Dibantai Persija 1-5, Arema FC Resmi Depak Marcos Santos
-
BRI Raih Apresiasi Menaker Atas Program Magang Nasional yang Terstruktur