CEK FAKTA: China Resmi Tutup Pintu Wisatawan Israel, Benarkah?

Klaim China resmi tutup pintu untuk wisatawan Israel kembali ramai dibicarakan di media sosial.

Riki Chandra
Sabtu, 24 Januari 2026 | 20:00 WIB
CEK FAKTA: China Resmi Tutup Pintu Wisatawan Israel, Benarkah?
Hoaks China tutup pintu wisatawan Israel. [Dok. Istimewa]
Baca 10 detik
  • Klaim viral China tutup pintu wisatawan Israel tidak terbukti resmi.
  • Kebijakan China terkait software, bukan larangan perjalanan wisata.
  • Tim Cek Fakta pastikan informasi tersebut masuk kategori misleading content.

SuaraMalang.id - Klaim China resmi tutup pintu untuk wisatawan Israel kembali ramai dibicarakan di media sosial. Informasi tersebut beredar luas setelah sebuah unggahan Facebook memunculkan narasi yang menyebut China menolak kedatangan wisatawan asal Israel. Unggahan itu dengan cepat menarik perhatian publik dan memicu beragam reaksi warganet.

Unggahan berasal dari akun Facebook “NesTV” yang diunggah pada Selasa (20/1/2026). Dalam unggahan tersebut tertulis narasi:

“China Tolak Wisatawan Israel
China secara resmi menutup pintu masuknya bagi wisatawan Israel”.

Lantas, benarkah informasi tersebut?

Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta TurnBackHoax, tidak ditemukan satu pun pemberitaan dari media kredibel atau pernyataan resmi Pemerintah China yang membenarkan klaim tersebut.

Penelusuran kemudian diperluas dengan kata kunci “China melarang Israel”. Hasil pencarian mengarah pada beberapa pemberitaan yang kerap disalahartikan. Salah satunya adalah berita dari beritasatu.com berjudul “China Perintahkan Perusahaan Stop Pakai Software Keamanan AS-Israel” yang tayang Kamis (15/1/2026).

Berita itu melaporkan kebijakan China yang meminta perusahaan domestik menghentikan penggunaan perangkat lunak keamanan siber buatan Amerika Serikat dan Israel, bukan larangan masuk wisatawan.

Selain itu, pemberitaan dari cnbcindonesia.com berjudul “Amerika dan Israel Masuk Daftar Hitam, China Tak Kasih Ampun” juga kerap dikaitkan dengan klaim China resmi tutup pintu untuk wisatawan Israel. Namun, isi berita tersebut menegaskan bahwa kebijakan China hanya berkaitan dengan imbauan penghentian penggunaan software keamanan siber asing demi alasan keamanan nasional.

Sebagai perbandingan, detik.com melaporkan bahwa memang ada sejumlah negara yang menolak Israel, termasuk dengan melarang masuk pemegang paspor Israel. Namun, China tidak termasuk dalam daftar negara tersebut. Hingga saat ini, tidak ada kebijakan resmi yang menyatakan China resmi tutup pintu untuk wisatawan Israel.

Kesimpulan

Klaim yang menyebut China menutup akses bagi wisatawan Israel tidak didukung fakta. Tim Cek Fakta menyimpulkan bahwa unggahan tersebut merupakan konten menyesatkan atau misleading content karena memelintir isu kebijakan keamanan siber menjadi seolah-olah larangan perjalanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini