ASN Kota Malang Diminta Jaga Netralitas di Pilwali 2024, Ini Ancamannya

"Kondusifitas menjadi salah satu indikator penting keberhasilan Pilkada, dan ini yang akan terus saya tekankan," kata Iwan.

Bernadette Sariyem
Rabu, 16 Oktober 2024 | 17:31 WIB
ASN Kota Malang Diminta Jaga Netralitas di Pilwali 2024, Ini Ancamannya
Ilustrasi PNS. [ANTARA]

Mereka berjanji untuk tidak melakukan kampanye yang melanggar aturan, menyusul peringatan dari Bawaslu terkait kampanye dengan sembako murah.

Paslon Heri Cahyono dan Ganisa Pratiwi Rumpoko juga menekankan pentingnya kampanye damai untuk menonjolkan gagasan para kandidat kepada masyarakat.

"Kampanye sekarang ini saatnya adu gagasan. Kami menjaga agar pelaksanaan Pilkada kondusif," kata Heri Cahyono, yang akrab disapa Sam HC.

Paslon M Anton dan Dimyati Ayatullah, yang dikenal dengan sebutan Abadi, juga berkomitmen menjaga suasana kampanye tetap damai dan lancar.

Baca Juga:Guru Ngaji di Batu Berharap Insentif Naik Jadi Rp1 Juta Usai Pilwali 2024

Mereka bahkan mengapresiasi sikap damai dari para paslon lainnya dalam menjaga pesta demokrasi di Kota Malang.

Ketua KPU Kota Malang, Muhammad Toyib, menyatakan bahwa kampanye Pilwali 2024 telah dimulai sejak 25 September 2024 dan akan berlangsung hingga 23 November 2024.

Toyib mengimbau para paslon untuk memberikan edukasi yang baik kepada masyarakat serta menaati aturan kampanye yang telah ditetapkan KPU. Ia berharap kampanye Pilkada bisa berjalan damai tanpa membawa isu SARA.

"Kami harapkan para Paslon bisa turun ke masyarakat dengan memberikan edukasi, tidak membawa isu SARA," kata Toyib.

Kontributor : Elizabeth Yati

Baca Juga:Gairahkan Ekonomi Kreatif, Paslon WALI Andalkan Program 1.000 Event

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini