Bakar Uang Rp2,7 Juta untuk Merakit Senjata, Motif Pelaku Penembakan di Batu Bikin Geram

Dalam penangkapan tersebut, polisi menemukan fakta mengejutkan bahwa senjata rakitan yang digunakan pelaku dibeli secara online melalui media sosial.

Bernadette Sariyem
Jum'at, 11 Oktober 2024 | 20:22 WIB
Bakar Uang Rp2,7 Juta untuk Merakit Senjata, Motif Pelaku Penembakan di Batu Bikin Geram
ilustrasi penembakan (unsplash)

SuaraMalang.id - Pelaku penembakan misterius terhadap warga di Kelurahan Temas, Kecamatan Batu, Kota Batu, akhirnya berhasil diringkus oleh Polres Batu.

Pelaku yang diidentifikasi bernama Monang Sihombing (52), seorang pekerja swasta asal Desa Satporenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, terungkap telah melakukan aksi serupa beberapa kali.

Dalam penangkapan tersebut, polisi menemukan fakta mengejutkan bahwa senjata rakitan yang digunakan pelaku dibeli secara online melalui media sosial.

Kapolres Batu, AKBP Andi Yudha Pranata, mengungkapkan hal ini dalam konferensi pers yang digelar pada Jumat (11/10/2024).

Baca Juga:Teror Penembakan di Kota Batu: Residivis Penembak Misterius Akhirnya Ditangkap

Selain mengamankan pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa sepeda motor, helm, puluhan butir gotri, amunisi ramset, dan beberapa senjata api rakitan yang digunakan pelaku dalam aksinya.

“Pelaku mendapatkan senjata dengan membeli peralatan secara online dari media sosial. Total biaya yang dikeluarkan untuk merakit senjata yang digunakan di kedua lokasi kejadian mencapai Rp 2,7 juta. Ia membeli pipa besi, pelatuk, amunisi silinder, ramset, dan gotri secara terpisah, lalu merakitnya sendiri,” jelas AKBP Andi.

Menurut keterangan pelaku, Monang Sihombing mempelajari teknik merakit senjata api dari sebuah platform media sosial berinisial “F”.

Andi menjelaskan bahwa pelaku bukanlah seorang profesional dalam penggunaan senjata, namun telah mempelajari teknik perakitan senjata api rakitan melalui video tutorial di media sosial tersebut.

“Berdasarkan pengamatan dari rekaman CCTV di lokasi kejadian, pelaku terlihat tidak memiliki keahlian khusus dalam menggunakan senjata api. Namun, pelaku berulang kali melakukan kejahatan serupa setelah mempelajari cara merakit senjata melalui platform sosial,” ungkap AKBP Andi.

Baca Juga:Bersenjata Pistol Rakitan, Ini Motif MS Tembaki Pemotor di Kota Batu

Saat ini, pihak kepolisian juga tengah menelusuri jejak penjual peralatan senjata rakitan yang dijual secara ilegal kepada pelaku.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini