Polisi Turun Tangan Selidiki Kasus Tewasnya Santri di Blitar

Kapolres Blitar Kota, AKBP Danang Setiyo PS memastikan akan menyelidiki kasus meninggalnya santri di salah satu pondok pesantren (ponpes)

Baehaqi Almutoif
Minggu, 29 September 2024 | 23:08 WIB
Polisi Turun Tangan Selidiki Kasus Tewasnya Santri di Blitar
Ilustrasi garis polisi. ((Shutterstock))

SuaraMalang.id - Kapolres Blitar Kota, AKBP Danang Setiyo PS memastikan akan menyelidiki kasus meninggalnya santri di salah satu pondok pesantren (ponpes) di Kecamatan Ponggok belum lama ini.

Diketahui, seorang santri dilaporkan meninggal dunia usai terkena lemparan kayu berpaku oleh guru ngajinya.

AKBP Danang Setiyo PS menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya santri tersebut. Namun pihaknya mengatakan akan menyelidiki kasus tersebut.

“Terkait kasus itu, kami sudah melakukan langkah-langkah untuk membuat terang peristiwa yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” kata Danang dikutip dari Metaranews.co--jaringan Suara.com, Minggu (29/9/2024).

Baca Juga:Perampokan Modus Pecah Kaca dan Ban di Malang, Pelaku Gasak Uang Ratusan Juta Rupiah

Pihak keluarga korban belum melaporkan kejadian tersebut kepada kepolisian. Akan tetapi, penyelidikan tetap berjalan agar terang benderang.

“Sampai saat ini masih dilakukan giat penyelidikan secara intensif terhadap pemenuhan unsur pasal pidana dalam kasus itu,” tegasnya.

Kepolisian telah melakukan serangkaian olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi terkait kasus tersebut.

Danang juga menyebut sudah berkoordinasi dengan rumah sakit tempat dilakukan tindakan medis terhadap korban.

Sementara itu terkait dengan autopsi terhadap korban, Danang mengaku masih menunggu keterangan dokter rumah sakit. Jika dokter sudah memastikan penyebab kematian korban, maka tidak perlu dilakukan autopsi.

Baca Juga:Arema FC Akan Jamu Malut United Tanggal 19 Oktober di Stadion Soeprijadi

“Kemarin sudah kami sampaikan ke keluarga soal autopsi, tapi keluarga korban menolak autopsi. Penyidik sudah berkoordinasi dengan rumah sakit dan dokter untuk kepentingan proses penyelidikan dan penyidikan, mungkin sudah cukup (tidak perlu autopsi),” tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak