Karena takut, warga tersebut langsung pulang tanpa memberitahu orang lain. Kemudian, Yudianto, warga setempat, juga melihat aliran air berwarna merah saat membersihkan kandang ayamnya.
“Pak Yudianto kaget dengan air yang berwarna merah itu. Kemudian memeriksa kondisi air,” kata Susiono.
Yudianto pun mengkonfirmasi hal tersebut dan menyebarkannya melalui grup WhatsApp, yang kemudian viral di media sosial.
“Karena aneh saja, tiba-tiba warna airnya merah. Air itu mengalir sampai ke sungai Amprong di Desa Kedungboto Kecamatan Pakis, yang membuat air di aliran sungai itu juga berwarna merah,” jelas Yudianto.
Baca Juga:Sanusi Siap Berlaga di Pilkada Malang 2024, Tunggu Restu Megawati dan Pendamping Misterius
Sesepuh Desa Kidal, Warsono, menyatakan bahwa ini adalah pertama kalinya sumber air tersebut mengalirkan air berwarna merah darah.
Ia menduga fenomena ini mungkin disebabkan oleh sesuatu di area tersebut, namun tidak bisa menjelaskan penyebab pastinya.
“Kalau ditanya kenapa air bisa merah saya kurang paham. Yang jelas fenomena ini harus membuat kita semua introspeksi diri,” kata Warsono.
Sebagai tindak lanjut, warga akan menggelar selamatan desa di area pesarean umum Desa Kidal pada Senin (8/7) untuk memperingati bulan Suro, sebagai simbol rasa syukur dan doa agar desa semakin baik dan terhindar dari musibah.
“Selamatan desa ini sebagai simbol rasa syukur dan ucapan doa warga agar tahun-tahun sebelumnya Desa Kidal semakin baik dan tidak ada musibah,” tutup Warsono.
Baca Juga:Kakek 70 Tahun Tewas Terlindas Kereta di Malang, Uang Rp6 Juta Berserakan
Kontributor : Elizabeth Yati