Kasus Demam Berdarah di Malang Mengkhawatirkan, Moreket Sejak Februari

Kasus demam berdarah di Kabupaten Malang mengalami peningkatan signifikan.

Baehaqi Almutoif
Rabu, 20 Maret 2024 | 11:48 WIB
Kasus Demam Berdarah di Malang Mengkhawatirkan, Moreket Sejak Februari
Foto oleh Tima Miroshnichenko dari Pexels

SuaraMalang.id - Kasus demam berdarah di Kabupaten Malang mengalami peningkatan signifikan. Sejak dua pekan terakhir Februari jumlah pasien meningkat tajam.

Data Dinas Kesehatan Kabupaten Malang menunjukkan untuk kasus demam berdarah dengue pada minggu ketiga Februari 2024 mencapai angka 110 kasus.

Jumlah itu naik menjadi 135 kasus memasuki pekan keempat Februari 2024. Namun, mulai turun pada awal minggu Maret 2024 yang tercatat sebanyak 96 kasus. Minggu kedua Maret turun lagi 4 kasus baru.

Tingginya pasien DBD juga terjadi di Puskesmas Kepanjen yang menerima 24 pasien sepanjang Februari 2024. Jumlah itu naik dari Bulan Januari yang tercatat ada sebanyak 16 kasus.

Baca Juga:Jadwal Buka Puasa Malang dan Sekitarnya 19 Maret 2024

Kasus demam berdarah dibagi menjadi tiga golongan, yaitu DD (Demam Dengue), DBD, DSS (Dengue Shock Syndrome). Kasus DSS ini yang biasanya dilakukan rujukan ke rumah sakit karena pasien mengalami trombosit kurang dari 50.000 mcL.

Kabid Pencegahan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, Tri Awignami mengaku telah mengeluarkan surat edaran kepada masyarakat untuk mewaspadai DBD.

Pihaknya juga mengeklaim telah melakukan sejumlah pencegahan dan antisipasi terhadap kasus DBD. Salah satunya melalui penyuluhan kepada masyarakat untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan 3M plus.

Selain itu, Dinkes Kabupaten Malang juga mensosialisasikan mengenai gejala dan tanda DBD, seperti panas tinggi.

"Seluruh fasilitas layanan kesehatan melakukan deteksi dini DBD setiap ada kunjungan orang dengan tanda dan gejala DBD. Jika ditemukan tersangka atau kasus DBD, akan ditindaklanjuti dengan penyelidikan epidemiologi untuk penanggulangan DBD. Tujuannya, menemukan penderita baru serta memutus rantai penularan," kata Awignami dikutip dari TIMES Indonesia--partner Suara.com.

Baca Juga:Viral Driver Ojol Ludahi Perempuan di Malang, Keluarga Tetap Tempuh Jalur Hukum

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini