Belum Ada Laporan Kerusakan Akibat Gempa Bumi Jember Kemarin

Kemarin Kabupaten Jember Jawa Timur digoyang gempa bumi bermagnitudo 5, Kamis (10/11/2022). Namun sampai sekarang belum ada laporan kerusakan akibat bencana itu.

Muhammad Taufiq
Jum'at, 11 November 2022 | 08:11 WIB
Belum Ada Laporan Kerusakan Akibat Gempa Bumi Jember Kemarin
Ilustrasi gempa bumi. (Antara/ist)

SuaraMalang.id - Kemarin Kabupaten Jember Jawa Timur digoyang gempa bumi bermagnitudo 5, Kamis (10/11/2022). Namun sampai sekarang belum ada laporan kerusakan akibat bencana itu.

Demikian disampaikan Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Heru Widagdo. Ia juga mengatakan sampai hari ini masih terus mencari info kerusakan lewat para relawan di 31 kecamatan.

"Hingga pagi ini kami terus mencari informasi dari para relawan yang tersebar di 31 kecamatan untuk mengetahui apakah gempa tersebut menyebabkan kerusakan," katanya, Jumat (11/11/2022).

Berdasarkan informasi dari laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi dangkal bermagnitudo 5 mengguncang Jember pada Kamis pukul 00.42 WIB dengan kedalaman 10 kilometer.

Baca Juga:Awalnya Lantang Ejek Dewi Perssik dan Sebut Jember Sebagai Tempatnya Bajingan, Kini Winarsih Mewek Minta Maaf

Pusat gempa berada di 338 km barat daya Jember pada koordinat 11.23 Lintang Selatan hingga 113.36 Bujur Timur dan gempa itu juga dilaporkan tidak berpotensi tsunami.

"Gempa dangkal itu mengakibatkan guncangan yang belum diketahui dampaknya dan sebagian warga Jember mengaku tidak merasakan adanya gempa karena terjadi pada pukul 00.42 WIB saat mereka tidur pulas," tuturnya.

Menurutnya, Kabupaten Jember menjadi salah satu daerah rawan gempa bumi di Jawa Timur, bahkan pernah sebulan diguncang dua hingga tiga kali gempa, namun tidak berpotensi tsunami dan tidak ada kerusakan akibat gempa tersebut.

"Saya berharap mudah-mudahan tidak ada bangunan rumah atau fasilitas umum yang rusak akibat gempa bumi bermagnitudo 5. Relawan saat ini masih terus melakukan pengecekan," katanya.

Heru mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan siaga terkait dengan gempa bumi, karena bencana tersebut tidak bisa diprediksi dan biasanya BPBD Jember mendapat laporan dari BMKG setelah terjadi gempa.

Baca Juga:Kabar Tebaru, Ada Ancaman Tsunami 34 Meter Terjang Jawa dan Sumatera

"Beberapa kali juga sudah dilakukan sosialisasi kepada pelajar dan warga terkait gempa bumi, bahkan pernah dilakukan simulasi gempa di perbankan dan perkantoran agar disediakan rambu-rambu jalur evakuasi ketika terjadi gempa bumi sewaktu-waktu," ujarnya.

BMKG juga pernah menyebut bahwa Jember berdekatan dengan sumber gempa potensial, yakni subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia di selatan Jawa Timur (zona megathrust), sehingga menjadi daerah rawan diguncang gempa bumi.

Selain itu, wilayah Jember juga berdekatan dengan sumber-sumber gempa sesar aktif, baik yang ada di daratan maupun di dasar laut.

Berdasarkan data BMKG, Kabupaten Jember pernah diguncang gempa berkekuatan magnitudo 5 pada 16 Desember 2021 yang dipicu sesar aktif di dasar laut hingga menyebabkan 38 rumah mengalami kerusakan. ANTARA

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak