Horornya Tragedi Kanjuruhan di Pintu Gate 13, Penonton Berebut Keluar Tapi Terkunci, Terinjak-injak Mirip Kuburan Massal

Saksi bernama Eko, mendengar jelas kepanikan penonton yang saling terhimpit untuk berebut keluar.

Muhammad Ilham Baktora
Senin, 03 Oktober 2022 | 18:11 WIB
Horornya Tragedi Kanjuruhan di Pintu Gate 13, Penonton Berebut Keluar Tapi Terkunci, Terinjak-injak Mirip Kuburan Massal
Aremania yang menjadi saksi tragedi Kanjuruhan, menceritakan suasana mencekam ketika gas air mata dilepas hingga ribuan penonton terjebak di gate 13 Stadion Kanjuruhan, Malang, Senin (3/10/2022). [Kontributor Suaramalang.id/Aziz Ramadani]

SuaraMalang.id - Sejumlah saksi tragedi Kanjuruhan Kepanjen Kabupaten Malang dihadirkan Federasi Komisi Untuk Orang Hilang untuk Korban Tindak Kekerasan (Federasi KontraS), salah satunya Aremania Dau, Eko.

Eko menceritakan betapa horornya pemandangan di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, pada Sabtu (1/10/2022) malam.

Ia memang tidak menonton langsung di tribun meski memiliki tiket, namun detik-detik mencekam malam itu masih terekam jelas diingatannya. Bermula dari suara tembakan yang diketahui gas air mata.

"Saat itu saya ngopi di warung dekat tribun 10, lalu mendengar gedor pintu, suara jeritan minta tolong. Pertama kali saya lihat perempuan dengan kondisi lemas lalu pingsan," ujarnya, Senin (3/10/2022).

Baca Juga:Ketua PSSI Ralat Skors Waktu Liga 1, Kini Dihentikan sampai Batas Waktu yang Tidak Ditentukan

Beberapa Aremania lainnya bergegas melakukan pertolongan. Melihat kondisi itu, Ia dan seorang temannya berinisiatif mengecek kondisi gate lainnya.

Setibanya di Gate 13, Ia menjumpai pemandangan mengerikan. Peristiwa yang membuat hatinya hancur berkeping-keping.

"Gate 13 di situ titik semacam kuburan adik-adik saya," tuturnya.

Eko terdiam sejenak, lalu tangis pecah. Ia bersimpuh ke Yuli Sumpil yang duduk di samping kirinya. Tak kuasa melanjutkan kesaksian tragedi Kanjuruhan yang menewaskan sedikitnya 125 orang.

"Gak kuat aku mas," ujarnya menangis histeris.

Baca Juga:(Gas) Air Mata di Tribun 12 Kanjuruhan, Aremania Terbantai di Rumah Sendiri

Yuli terus menguatkan Eko. Setelah tenang, Ia melanjutkan apa yang terjadi di Gate 13 yang disebut sebagai kuburan massal.

"Gate 13 banyak anak kecil dan wanita. Itu kuburan massal," ujarnya.

Aremania yang terjebak di Gate 13 berupaya keluar paksa dengan menjebol dinding semen, lantaran pintu terkunci rapat.

"Mereka berjuang dengan alat seadanya," lanjut dia.

Melihat kondisi itu, Ia berusaha meminta bantuan ke aparat yang sedang berjaga-jaga tak jauh dari lokasi. Namun permintaan tolong itu dibalas dengan cacian oleh aparat berseragam loreng.

"Malah saya mau dipukul, tapi ditangkis oleh teman saya," ujarnya.

Tak menyerah, Eko kembali berlari menyisir stadion dan bertemu Steward (pengamanan penyelenggara pertandingan). Evakuasi pun dilakukan, dan dipastikan ada ratusan Aremania telah meninggal bertumpukan di Gate 13 tersebut.

"Dibawah banyak anak- anak dan perempuan bertumpukan," ingat Eko.

Tragedi di Stadion Kanjuruhan sendiri menewaskan 125 orang yang terdiri dari suporter termasuk aparat. Derby Jawa Timur yang mempertemukan Arema FC dan Persebaya Surabaya itu ditutup dengan skor 2-3 dengan Bajul Ijo sebagai pemenangnya.

Laga 90 menit tersebut berjalan cukup normal, namun saat akhir pertandingan muncul intrik di tengah lapangan yang menyebabkan sejumlah penonton menerobos ke dalam. Keamanan sempat menghalau kerumunan, namun sayang gas air mata yang seharusnya tak perlu dilepas menjadi petaka bagi Kanjuruhan malam itu.

Kontributor : Aziz Ramadani

News

Terkini

Diduga ular sanca kembang itu berkembang biak dan memiliki sarang di rerimbunan pohon bambu belakang kandang ternak ayam.

News | 14:50 WIB

"Konten eksploitasi lansia yang menjadi fenomena baru 'ngemis' secara daring ini membuat resah masyarakat."

News | 11:42 WIB

Sepasang muda-mudi tertangkap kamera tengah melakukan hal tak senonoh di tempat umum. Mereka terlihat bermesraan di bangku pedestrian Jalan Ijen, Kota Malang.

News | 13:35 WIB

Beredar video yang memperlihatkan detik-detik kereta api Sancaka menabrak truk pengangkut mobil baru.

News | 08:23 WIB

Aksi pencurian burung di perumahan Griyatama, Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur, terekam CCTV. Peristiwa itu terjadi pada Selasa (24/1/2023) sekitar pukul 03.00 dini hari.

News | 12:53 WIB

Lagi-lagi kasus pencabulan. Setelah seorang kiai, guru sekolah, ustadz, kini seorang guru ngaji dilaporkan dugaan kasus pencabulan di Kabupaten Malang Jawa Timur ( Jatim ).

News | 08:18 WIB

Sepeda motor yang ditumpangi korban mogok. Kemudian ibu dan anak tersebut akan menepi, kata Robial.

News | 07:53 WIB

Baru-baru ini beredar sebuah video penyerangan rumah seorang warga di Kabupaten Jember Jawa Timur ( Jatim ). Dalam video itu, satu sosok perempuan menjadi sorotan.

News | 18:37 WIB

"Akibat peristiwa ini, korban mengalami kerugian diperkirakan mencapai Rp60 juta."

News | 11:45 WIB

Menurut Basori, rombongan remaja ini memasuki wisata Pulau Merah melalui jalur tikus.

News | 11:41 WIB

Beredar video yang memperlihatkan sebuah angkot nekat menerobos perlintasan kereta api di Kota Malang, Jawa Timur. Padahal saat itu kereta api akan melintas.

News | 09:30 WIB

Liburan Imlek kemarin, Senin (22/01/2023), menjadi hari nahas bagi lima bocah di Banyuwangi Jawa Timur ( Jatim ). Mereka terseret ombak Pantai Pulau Merah saat mandi bersama.

News | 08:06 WIB

Mayat perempuan itu ditemukan dalam kondisi hanya menggunakan kaus hitam, tanpa celana maupun pakaian dalam.

News | 14:05 WIB

Pria di Pasuruan berinisial HN (25) ini murka lantaranya istrinya sering diejek saat di tempat kerja. Ia marah dan langsung menjari teman kerja istrinya itu.

News | 08:25 WIB

Kegiatan diawali dengan apel pada jam setengah delapan pagi, Selasa (24/1/2023).

News | 17:25 WIB
Tampilkan lebih banyak