Ditemukan Kadar Air di SPBU Pesanggaran Banyuwangi, Pertamina: Tak Ada Unsur Kesengajaan

Sales Branch Manager Pertamina, Denny Nugrahanto mengatakan, berdasarkan hasil investigasi ditemukan adanya kadar air dalam tangki pendam.

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Sabtu, 03 September 2022 | 20:32 WIB
Ditemukan Kadar Air di SPBU Pesanggaran Banyuwangi, Pertamina: Tak Ada Unsur Kesengajaan
Ilustrasi BBM Pertalite campur air di SPBU Pesanggaran Banyuwangi. (Pexels)

SuaraMalang.id - Pertamina bersama kepolisian telah merampungkan invetigasi SPBU Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Penyelidikan terkait kasus viral BBM jenis Pertalite campur air.

Sales Branch Manager Pertamina, Denny Nugrahanto mengatakan, berdasarkan hasil investigasi ditemukan adanya kadar air dalam tangki pendam.

"Hasil investigasi ditemukan adanya endapan air di dasar tangki pendam," ujarnya mengutip dari suaraindonesia.co.id jejaring Suara.com, Sabtu (3/9/2022).

Dijelaskannya, endapan air diduga kuat akibat adanya rembesan dari manhole yang berada di bagian atas tangki pendam. Pihaknya menilai pertalite campur air bukan suatu unsur kesengajaan.

Baca Juga:Hasil Investigasi, Memang Ada Kandungan Air di Tandon BBM SPBU Pesanggrahan Banyuwangi

"Saat ini sedang dilakukan perbaikan dan pembersihan tangki dari endapan air. Tidak ada unsur kesengajaan dalam kejadian tersebut," tegas Denny.

Ia melanjutkan, saat air dan minyak bertemu, maka air akan berada di posisi bagian bawah. Oleh karena itu, saat ada rembesan ke dalam tangki pendam BBM, air langsung turun ke bawah. 

Sehingga, lanjutnya, saat dispenser BBM dinyalakan maka air yang lebih dulu tersedot. Sebab, filter dispenser berada di bagian dasar tangki pendam.

"Minyak jadi air itu secara tidak sengaja kesedot. Airnya kesedot dulu," terang Denny.

Atas kelalaian yang menjadi penyebab bercampurnya BBM Pertalite dengan air itu, membuat pemilik SPBU Pesanggaran, harus menelan kerugian capai puluhan juta rupiah.

Baca Juga:Gadis Banyuwangi Kunci Pintu Lalu Melahirkan Sendiri di Kamar, Setelah Dicek Sudah Meninggal Bersama Bayinya

"Kerugian ditaksir di atas Rp 20 juta. Karena ganti rugi kendaraan terdampak serta perbaikan dan pembersihan tangki dari endapan air yang membutuhkan biaya," ungkapnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini