Kebobolan saat Arema FC Unggul Tiga Gol dari RANS, Eduardo Akui Ada Kesalahan

Arema FC unggul 3-0 pada babak pertama. Namun, RANS mampu mempertipis ketertinggalan dengan membalas dua gol, jelang turun minum.

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Kamis, 25 Agustus 2022 | 13:22 WIB
Kebobolan saat Arema FC Unggul Tiga Gol dari RANS, Eduardo Akui Ada Kesalahan
Ilustrasi Arema FC - Pesepak bola Arema FC Abel Issa Camara (kanan) berebut bola dengan pesepak bola Bali United Willian Pacheco (kiri) saat pertandingan Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (13/8/2022). [ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/aww]

SuaraMalang.id - Arema FC meraih tiga poin usai mengalahkan RANS Nusantara FC dengan skor 4-2 pertandingan Liga 1 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Rabu (24/8/2022).

Arema FC unggul 3-0 pada babak pertama. Namun, RANS mampu mempertipis ketertinggalan dengan membalas dua gol, jelang turun minum.

Eduardo Almeida mengatakan, bahwa dalam laga ini mereka mampu mengontrol jalannya pertandingan. Lalu di babak kedua Arema mampu memperbaiki permainan dan akhirnya mampu menambah satu gol.

“Hari ini secara keseluruhan kita bermain bagus mampu mengontrol pertandingan namun kita kemasukan dua gol setelah cetak tiga gol. Dibabak kedua kita ingin memperbaiki itu dengan mencetak gol sebanyak mungkin, dan target itu tercapai menambah jumlah gol,” ujar Eduardo mengutip dari Beritajatim.com jejaring Suara.com.

Baca Juga:Jelang Hadapi PSM Makassar di BRI Liga 1 2022/2023, Persib Bandung Ditinggal Tiga Pemain

Kebobolan dua gol memang akibat kesalahan lini pertahanan Arema FC, kendati demikian Eduardo menilainya wajar terjadi dalam pertandingan.

“Gol lawan pertama dari set pieces itu memang kesalahan yang terjadi, kesalahan itu bisa terjadi kapanpun. Walau sebenarnya kita tidak ingin kebobolan seperti itu. Kemudian mereka mencoba lagi dan berhasil mencetak gol. Menurut saya hal itu normal ketika ada tim lawan menyerang kita kemasukan gol begitu sebaliknya saat kita menyerang kita mencetak gol,” tandasnya.

Sementara, pelatih RANS Nusantara, Rahmad Darmawan mengungkapkan beberapa faktor yang membuat timnya kalah.

“Kita bermain, pertama diawal-awal terlalu mudah sekali lawan mencetak gol. Kita terlalu luasa memberikan ruang, sehingga jarak antara lini tidak berjalan dengan efektif dan akhirnya dimanfaatkan oleh pemain Arema. Tapi setelah itu kita melakukan perubahan dimenit 20 sampai 25. Pemain mulai menemukan kepercayaan diri dan kita sukses mengkonversikan gol di babak pertama,” kata Rahmad Darmawan.

“Yang jadi masalah adalah anak-anak menggebuh diawal, sehingga meninggalkan jarak yang cukup lebar antar lini depan dan belakang. Jadi yang terjadi itu, mereka memaksakan presure dan akhirnya lini belakang belum siap. Sehingga celah di lini tengah berhasil dimaksimalkan baik oleh Arema,” ujar RD.

Baca Juga:Thomas Doll Bela Michael Krmencik yang Belum Setajam Marko Simic

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini