Ini Keutamaan Bulan Muharram yang Perlu Sobat Ketahui

Tahun baru Islam atau satu Muharram memiliki makna sendiri bagi ummat Islam.

Muhammad Taufiq
Jum'at, 29 Juli 2022 | 11:17 WIB
Ini Keutamaan Bulan Muharram yang Perlu Sobat Ketahui
Ilustrasi Peristiwa yang Terjadi Pada Tanggal 1 Muharram! (Pixabay)

SuaraMalang.id - Tahun baru Islam atau satu Muharram memiliki makna sendiri bagi ummat Islam. Layaknya kalender Masehi yang berganti tahun setiap tanggal satu Januari, umat Islam pun memiliki kalender Hijriah yang berganti sabah satu Muharram.

Makanya satu Muharram juga disebut sebagai tahun barunya umat Islam. Dari sisi sejarah, sebenarnya kalender hijriyah ini baru digunakan secara massal pada zaman Khulafatur Rasyidin, tepatnya di masa kepemimpinan Umar bin Khatab.

Adapun bulan pertamanya ialah Muharram. Secara bahasa Muharram memiliki arti yang diutamakan dan dimuliakan. Hal ini tidak terlepas pula dari banyaknya peristiwa bersejarah yang terjadi dalam bulan tersebut.

Selain sebagai penanda Tahun Baru Islam, ada beberapa keutamaan-keutamaan lain yang terdapat di bulan Muharram, yakni sebagai berikut:

Baca Juga:Puasa Muharram 2022 Jadi Amalan Utama, Ini Niat dan Jadwal Lengkapnya

1. Bulan Kehormatan

Selain bulan Allah, Muharram juga merupakan bagian dari empat bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT.

"Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah terdiri atas 12 bulan, dalam ketentuan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketentuan) agama yang lurus," QS At-Taubah 36.

2. Tahun Baru Islam

Momen pergantian tahun ini menjadi salah satu bagian dari keutamaan bulan Muharram yang mengandung spirit kemenangan, perjuangan maupun optimisme untuk menyongsong hari yang lebih baik selama satu tahun ke depan.

Baca Juga:4 Keutamaan dan Kemuliaan Bulan Muharram, Setiap Nabi Punya Kisahnya Sendiri

4. Bulan yang Dimuliakan Umat Beragama

Tak hanya dimulikan oleh Allah SWT serta umat muslim, bulan Muharam juga diistimewakan oleh penganut-penganut agama lain.

Seperti umat Yahudi yang melakukan puasa di hari Asyura pada tanggal sepuluh Muharam, sebagaimana yang dilakukan Nabi Musa AS saat diselamatkannya Bani Israil dari musuh sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT. Dan dari sini pula lah awal mula disunahkannya puasa pada hari Asyura bagi umat muslim.

"Ketika Nabi tiba di Madinah beliau melihat orang-orang Yahudi berpuasa di hari Asyura' Belia bertanya. 'Hari apa ini?' mereka menjawab, 'Hari yang baik, hari di mana Allah menyelamatkan Bani Israil dari musuhnya, sehingga Nabi Musa pun berpuasa pada hari ini sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT.' Akhirnya Nabi bersabda, 'Kami (kaum muslimin) lebih layak menghormati Musa dari pada kalian.' Kemudia Nabi SAW berpuasa dan memerintahkan oara sahabat untuk puasa," HR Bukhari.

4. Bulan Allah

Disebutkan dalam sebuah hadis bahwa Muharam merupakan bulan Allah dan berpuasa di bulan ini adalah sebaik-baiknya puasa setelah Ramadan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini