Santri yang Mengaku Dicabuli Pengasuh Pondok Pesantren di Banyuwangi Bertambah Banyak

Kepolisian Banyuwangi tengah menyelidiki kasus pencabulan santri yang dilakukan oleh pengasuh pondok pesantren. Kemungkinan, korban bertambah.

Muhammad Taufiq
Selasa, 28 Juni 2022 | 12:58 WIB
Santri yang Mengaku Dicabuli Pengasuh Pondok Pesantren di Banyuwangi Bertambah Banyak
Ilustrasi pencabulan. (Foto: via Batamnews.co.id)

SuaraMalang.id - Kepolisian Banyuwangi tengah menyelidiki kasus pencabulan santri yang dilakukan oleh pengasuh pondok pesantren. Kemungkinan, korban bertambah.

Pengakuan demi pengakuan kini terus menyeruak. Rencananya para korban lainnya bakal turut serta melaporkan Fz, pengasuh sebuah pondok pesantren setempat.

Salah seorang keluarga santri berinisial, S, mengatakan selain keponakannya, sebanyak enam orang santri lain juga mengaku turut menjadi korban dari Fz.

"Keponakan saya menjadi korban. Rencananya hari ini mertua saya akan melaporkan kasus pencabulan yang dilakukan oleh FZ," ujar S, dikutip dari suarajatimpost.com jejaring media suara.com, Selasa (28/6/2022).

Baca Juga:Pencabulan Santri di Banyuwangi, PCNU: Bedakan Perilaku Pribadi dan Lembaga Pondok Pesantren

Dalam kasus ini keponakannya itu tidak sampai disetubuhi oleh Fz. Keponakannya satu kali dicabuli oleh Fz. Pasca-kejadian itu keponakannya pun trauma dan enggan dipanggil lagi oleh Fz.

"Sebenarnya banyak korban tapi tidak mau berkomentar. Ada santriwati dan santriwan juga. Bahkan ada yang juga diperkosa juga," katanya menambahkan.

Dari keterangan yang diterima S, cara yang dilakukan Fz saat hendak berbuat tindak asusila adalah dengan memanggil satu per satu santri itu.

Para santri diminta menghadap Fz, di sebuah rumah panggung lokasinya berada di dalam lingkungan ponpes namun jauh dari Pendopo rumah pribadi dan asrama putra maupun putri.

"Pemanggilan dilakukan via telepon ataupun lewat WA. Jadi setiap ada panggilan khusus itu, santri yang dipanggil harus langsung menuju rumah panggung. Tidak dibolehkan mampir dulu ke asrama ataupun ke pendopo rumah pribadi," tambahnya.

Baca Juga:Miris! Pria Lansia Tega Cabuli Bocah 9 Tahun Di Atas Motor, Kini Terancam Menua Di Penjara

Pihaknya saat ini tengah berupaya mengumpulkan korban lainnya agar berani bersuara dan melaporkan kasus pencabulan dan pemerkosaan yang dilakukan FZ. Karena menurutnya, apa yang dilakukan oleh FZ ini merupakan hal tercela.

"Kami menitipkan saudara untuk dididik dengan baik. Bukan dicabuli atau diperkosa dengan modus tes keperawanan," katanya menambahkan.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi Kompol Agus Sobarna Praja mengatakan tidak menutup kemungkinan adanya korban tambahan dalam kasus pencabulan dan pemerkosaan santri yang dilakukan oleh FZ, pengasuh sekaligus pemilik Ponpes itu.

"Ya kemungkinan memang masih ada korban lain. Tapi belum melaporkan," ujarnya.

Pihaknya meminta kepada korban yang lain, untuk segera melaporkan ke aparat kepolisian.

"Kami persilakan masyarakat yang melaporkan kasus ini. Kami terima dengan tangan terbuka," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak