Pesan Terakhir Bos Sepatu Mojokerto untuk Calon Istrinya

Pesan itu baru diketahui Fitri usai salat magrib, pada Senin (20/6/2022) lalu. Persisnya setelah menerima panggilan telepon dari anak calon suaminya.

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Kamis, 23 Juni 2022 | 11:54 WIB
Pesan Terakhir Bos Sepatu Mojokerto untuk Calon Istrinya
Ilustrasi bos sepatu Mojokerto bunuh diri jelang pernikahan.(Pixabay.com)

SuaraMalang.id - Bos sepatu Mojokerto, Andri Budi Santoso (46) sempat mengirim pesan singkat melalui WhatsApp sebelum ditemukan tewas bunuh diri di pusara istri. Pesan itu diterima calon istri, Fitryaningsih (30).

Pesan itu baru diketahui Fitri usai salat magrib, pada Senin (20/6/2022) lalu. Persisnya setelah menerima panggilan telepon dari anak calon suaminya.

“Almarhum WA ‘pean tambah cantik’. Setelah itu ‘aku mati saiki dik’. Pesan terakhir itu sekitar jam 17.30 WIB. Saya belum sempat membalas pesan itu. Saya buka WA itu setelah magrib, setelah saya dapat kabar almarhum bunuh diri dari anak sulungnya. Baru tahu kalau almarhum kirim WA, iya mungkin sudah di makam pas kirim WA,” jelas Fitri mengutip dari Beritajatim.com jejaring Suara.com, Kamis (23/6/2022).

Fitri mengaku kaget dan tidak percaya bahwa calon suaminya mengakhiri hidup dengan cara menenggak racun. Sebab, menurutnya, selama ini hubungannya dengan juragan sepatu itu baik-baik saja.

Baca Juga:Pengakuan Calon Istri Bos Sepatu Mojokerto, Tepis Dugaan Motif Bunuh Diri Karena Biaya Pernikahan

“Saya tidak tahu pasti (penyebab bunuh diri) karena dia tidak pernah curhat apapun sama sekali. Iya sebelum kejadian (bunuh diri, red), almarhum sempat ke sini ambil barang tapi tidak ketemu saya. Saya di rumah Gondang karena setiap hari saya memang tinggal di sana. Di sini rumah orang tua, rencana buat usaha sepatu sama almarhum,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, warga Desa Gedeg, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto ditemukan tewas di pusaran sang istri di pemakaman desa setempat. Korban, Andri Budi Santoso (46) yang merupakan juragan sepatu ini diduga bunuh diri dengan menenggak racun tikus dan serangga. Dugaan sementara motifnya karena depresi jelang pernikahan.

Korban ditemukan pertama kali oleh juru kunci Makam Umum Desa Gedeg, Bambang Utomo (52) sekira pukul 17.30 WIB. Saat itu, Bambang datang ke lokasi untuk menyalakan lampu makam. Namun melihat korban dengan posisi tengkurap menghadap ke barat persis di sebelah timur makam istrinya.

Sementara di sebelah tubuh korban ditemukan barang bukti berupa obat nyamuk merk Hit bentuk cair kemasan plastik dan racun tikus kemasan plastik. Badan korban tengkurap duduk bersila di atas makam mendiang istrinya, Sutiyaningsih. Istri korban meninggal karena Covid-19 pada 20 Juli 2021 lalu.

Baca Juga:Tersangkut di Jembatan Berjarak 700 Meter, Korban Hanyut yang Ajak Keluarga Bunuh Diri di Sungai Opak Ditemukan Tewas

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini