Penjual Daging di Kota Malang Ketar-ketir Wabah Penyakit Mulut dan Kuku

Para penjual kian ketar-ketir mendengar kabar sapi yang terjangkit PMK lebih banyak diburu jagal atau tempat pemotongan hewan lantaran harganya murah.

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Kamis, 26 Mei 2022 | 21:43 WIB
Penjual Daging di Kota Malang Ketar-ketir Wabah Penyakit Mulut dan Kuku
Ilustrasi daging sapi - penjual daging resah wabah PMK di Kota Malang. [pexels.com / Rachel Claire]

Sementara itu, penjual daging yang berada di Pasar Besar Kota Malang, Sumina (42) mengaku sering menemui konsumen yang mengeluh kepadanya atas penyakit PMK yang mulai merebak.

Sebab, para konsumen terlihat cukup takut untuk membeli daging secara sembarangan. Oleh sebab itu, ia memberikan edukasi dan kepastian kualitas yang terjaga daripada daging-daging yang ia jual.

"Kebanyakan penjual di warung yang ngeluh ke saya. Banyak pelanggan ku takut beli. Ya saya jelasin aja ini sudah terjamin dari RPH jadi aman. Aku yakinkan terus mas," bebernya.

Meski ia terus berusaha meyakinkan konsumennya, Sumina mengaku memang penjualan hingga saat ini masih terus menurun akibat wabah PMK.

Baca Juga:Akun Twitter Ini Temukan Artikel Karya Mahasiswa Universitas Brawijaya Inisial IA, Isinya Membahas ISIS

"Ya karena ada isu itu (wabah PMK) jadi menurun (penjualan). Tapi saya terus berusaha meyakinkan konsumen," pungkasnya.

Sebagai informasi, wabah PMK saat ini di Kota Malang mulai menyebar luas. Dari catatan Dispangtan Kota Malang, setidaknya ada 151 ekor sapi terjangkit PMK di empat kelurahan penghasil ternak sapi.

Namun, berbagai pakar termasuk Dispangtan Kota Malang memastikan bahwa daging sapi yang terjangkit PMK dipastikan masih bisa dikonsumsi oleh manusia sebab tak menular ke manusia.

Akan tetapi, pihak Dispangtan Kota Malang menyarankan untuk memasak daging sapi yang Terjangkit PMK dengan baik. Salah satunya Memasak daging hingga benar-benar mendidih di suhu 70 derajat.

Baca Juga:Polri Imbau Waspadai Pengumpulan Dana Teroris Berkedok Sumbangan Kemanusiaan

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini