facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Nestapa 1.086 Calon Jemaah Haji di Kabupaten Malang Gagal Berangkat

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Kamis, 26 Mei 2022 | 07:00 WIB

Nestapa 1.086 Calon Jemaah Haji di Kabupaten Malang Gagal Berangkat
Ilustrasi haji. (Freepik)

Kemenag berharap CJH yang batal berangkat haji agar tidak berkecil hati.

SuaraMalang.id - Sebanyak 1.086 calon jemaah haji di Kabupaten Malang terpaksa urung berangkat. Penyebabnya, syarat usia batas maksimal usia 65 tahun yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Malang, Musta’in, mengatakan 1.086 CJH merupakan kloter keberangkatan pada ibadah haji pada 2020 lalu. Namun, keberangkatan mereka harus tertunda imbas pandemi Covid-19.

“Terpaksa mereka harus rela menunggu sebelum akhirnya gagal berangkat lagi tahun ini karena aturan terbaru,” ungkap Musta’in mengutip Beritajatim.com, Rabu (25/5/2022).

Musta’in berharap CJH yang batal berangkat haji agar tidak berkecil hati. Sebab, ketentuan usia maksimal 65 tahun itu kemungkinan besar hanya akan diterapkan tahun ini mengingat masih dalam situasi pandemi.

Baca Juga: Pasca Penangkapan Mahasiswa Simpatisan ISIS, Wali Kota Malang Minta RT RW Meningkatkan Pengawasan

“Insya Allah tahun depan sudah normal lagi, sebagaimana sebelum pandemi Covid-19,” ujarnya.

“Jika kondisi sudah normal, otomatis CJH yang batal akibat berusia di atas 65 tahun itu nanti posisinya ada yang paling depan,” tuturnya.

Sementara itu, CJH dari Kabupaten Malang yang diizinkan berangkat ada sebanyak 778 orang. Kendati demikian, bisa jadi mengalami perubahan.

“Karena pelunasan baru kemarin, jadi kemungkinan datanya berubah jika administrasi belum terpenuhi,” terang dia.

Sebanyak 778 CJH tersebut dijadwalkan berangkat menuju Asrama Haji Surabaya pada 3 Juni mendatang. Kemudian diterbangkan ke Tanah Suci pada 4 Juni.

Baca Juga: Truk Polisi Terperosok di Persawahan Tlogowaru Malang

“Kalau seremonial pemberangkatan calon jamaah haji dari Kabupaten Malang bagian selatan akan difokuskan di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen. Sedangkan jamaah yang dari Utara bisa menunggu di Singosari,” paparnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait