facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tiga Bocah Banyuwangi Diajak Jalan-jalan Orang Tak Dikenal hingga Duel Warga Pakis Malang dengan Maling

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Selasa, 24 Mei 2022 | 10:03 WIB

Tiga Bocah Banyuwangi Diajak Jalan-jalan Orang Tak Dikenal hingga Duel Warga Pakis Malang dengan Maling
Bocah telantar di pantai Pulau Merah Banyuwangi. [Suarajatimpost.com]

Sejumlah topik berita terpopuler pada Senin (23/5/2022) kemarin.

SuaraMalang.id - Sejumlah tiga bocah ditemukan telantar di kawasan Pantai Pulau Merah, Banyuwangi. Mereka awalnya diajak orang tak dikenal saat bermain di halaman rumahnya, Desa Sambimulyo, Kecamatan Bangorejo.

Jarak dengan lokasi Pulau Merah kurang lebih 25 kilometer atau sekitar 44 menit perjalanan.

Sementara, di Pakis, Malang, seorang warga nekat memberanikan diri duel dengan maling yang menyatroni rumahnya. Pelaku pencurian itu akhirnya babak belur setelah tertangkap massa.

1. Asik Main di Halaman Rumah, Tiga Bocah Banyuwangi Diajak Orang Tak Dikenal lalu Telantar di Pulau Merah

Baca Juga: Beredar Foto Diduga Mahasiswa Asli KKN di Desa Penari, Publik Ungkap Kemiripan

Bocah telantar di pantai Pulau Merah Banyuwangi. [Suarajatimpost.com]
Bocah telantar di pantai Pulau Merah Banyuwangi. [Suarajatimpost.com]

Tiga bocah asal Bangorejo ditemukan telantar di Pantai Pulau Merah, Banyuwangi. Mereka mengaku diajak oleh orang tiak dikenal saat bermain di halaman rumahnya.

Ketiganya, yakni Marvel Hisam Hermansah (9), Reza Nur Azizi (11), dan Junior Eza Renandra (11). Diketahui, mereka pergi dari rumah tanpa sepengetahuan orang tua.

Baca selengkapnya

2. Warga Pakis Malang Duel dengan Maling Bersenjata Linggis

Ilustrasi pelaku pencurian, pencuri, maling. [Envato Elements]
Ilustrasi pelaku pencurian, pencuri, maling. [Envato Elements]

Ahmad Rifa'i (26) warga Pakis, Kabupaten Malang nekat duel dengan pria pelaku pencurian. Padahal maling ini bertubuh besar dan bersenjata besi linggis.

Baca Juga: Cerita KKN di Desa Penari Versi Kepala Desa Rowo Bayu, Bikin Bergidik!

Sedangkan Rifa'i hanya bermodalkan kayu. Namun Ia dan adiknya, memberanikan diri melawan pencuri tersebut.

Baca selengkapnya

3. Sepasang Remaja Berciuman di Taman Gendoh Banyuwangi, Ditegur Namun Tak Menggubris

Sepasang Remaja Berciuman di Taman Gendoh Banyuwangi, Sudah Ditegur Tapi Tak Digubris. [Instagram/@bwitoday]
Sepasang Remaja Berciuman di Taman Gendoh Banyuwangi, Sudah Ditegur Tapi Tak Digubris. [Instagram/@bwitoday]

Video sepasang remaja tengah asik berciuman di lapangan Cendrawasih, Ruang Terbuka Hijau (RTH) Gendoh, Sempu, Banyuwangi, Jawa Timur, viral di media sosial. Video tersebut diambil pada Senin (23/5/2022) sekitar pukul 14.00 WIB.

Video tersebut kemudian diunggah oleh akun instagram @bwitoday. Dalam video tampak seorang remaja mengenakan kaos hitam dan remaja perempuan berbaju kuning asik berciuman. Padahal, tak jauh dari lokasinya masih terdapat sejumlah orang.

Baca selengkapnya

4. Ubaid Berbagi Cerita Pengalaman Mistis saat Memerankan Penabuh Gamelan Film KKN di Desa Penari

Ubaid salah satu pengrawit pada film KKN di Desa Penari. [Suara.com/Achmad Hafid Nurhabibi]
Ubaid salah satu pengrawit pada film KKN di Desa Penari. [Suara.com/Achmad Hafid Nurhabibi]

Ubaid Ijlal Abror berbagai cerita pengalamannya saat memerankan pengrawit atau penaduh gamelan film KKN di Desa Penari. Pemuda asal Banyuwangi ini mengaku sempat dihampiri kakek-kakek saat proses syuting film horor yang kini masih jadi perbincangan hangat tersebut.

Pemuda asal Kecamatan Muncar ini memerankan pengrawit. Kala itu Ia masih aktif sebagai mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI Yogyakarta). Selain dirinya, ada Obi berperan sebagai penabuh kluncing dan Sylvi sebagai penari. Keduanya adalah warga Tegaldlimo, Banyuwangi.

Baca selengkapnya

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait