Warga Pakis Malang Duel dengan Maling Bersenjata Linggis

Awalnya, pelaku pencurian itu terpergok istri pemilik rumah.

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Senin, 23 Mei 2022 | 17:05 WIB
Warga Pakis Malang Duel dengan Maling Bersenjata Linggis
Ilustrasi pelaku pencurian, pencuri, maling. [Envato Elements]

SuaraMalang.id - Ahmad Rifa'i (26) warga Pakis, Kabupaten Malang nekat duel dengan pria pelaku pencurian. Padahal maling ini bertubuh besar dan bersenjata besi linggis.

Sedangkan Rifa'i hanya bermodalkan kayu. Namun Ia dan adiknya, memberanikan diri melawan pencuri tersebut.

Belakang diketahui, terduga pelaku pencurian bernama Nur Roeis (19) warga Kecamatan Blimbing Kota Malang.

Kronologisnya berawal pada Minggu (22/5/2022) siang, saat rumah sekaligus toko kelontongan miliknya kosong. Rifa'i sedang menggarap kamar mandi di rumah adiknya sekitar pukul 09.00 WIB.

Baca Juga:25 Pelaku Curanmor di Medan Ditangkap dalam Sepekan

"Sementara istri saya ini keluar, rumah terus kosong dan rumah itu dikunci," kata dia.

Sekembalinya, lanjut dia, istrinya memergoki orang asing keluar dari pintu belakang rumahnya dan membawa kresek hitam.

"Terus dia masuk ke rumah melihat kodnisi rumah berantakan dan manggil saya itu," ujarnya.

Rifa'i menceritakan, dia waktu berduel itu hanya bermodalkan kayu. Sedangkan pelaku memegang linggis.

"Saya nemu kayu itu di semak-semakan. Awalnya saya tangan kosong. Terus dia bawa linggis. Akhirnya saya nemu kayu terus ya saya lawan untuk bela diri," ujarnya.

Baca Juga:Viral, Detik-Detik Wanita Terseret Saat Pertahankan Motornya yang Dicuri

Tempat duel itu pun berlangsung di pekarangan tepatnya di dekat pohon pisang jaraknya kurang lebih 100 meter dari rumah Rifa'i di RT 01 RW 01 Dusun Curahampel Desa Ampeldento Kecamatan Pakis Kabupaten Malang.

"Dia itu berhenti di pekarangan. Di pohon pisang jaraknya 100 meter dari rumah saya. Saya tahunya dia sembunyi di pohon pisang itu karena ngelempar barang curiannya di kresek hitam gitu," kata Rifa'i ditemui di kediamannya, Senin (23/5/2022).

Waktu duel itu, Rifa'i sebenarnya mengakui tidak berani karena badan pelaku lebih besar dan senjatanya lebih bahaya. Namun karena dia bersama adiknya, Samsul Arif akhirnya dia memberanikan diri.

"Ya kalau sendirian gak berani tapi saya akhirnya berani karena berdua sama adik saya ya udah berani wes meskipun pelaku lebih besar," kata dia.

Duel itu pun tak berlangsung lama. Karena keberaniannya, Rifa'i langsung memukul kayu ke badan pelaku itu.

Pelaku pun yang habis kena pukul langsung berlari ke sungai dekat pekarangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak