facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Awas Gelombang Tinggi, Wisatawan Liburan Lebaran di Pantai Lumajang Diminta Hati-hati

Muhammad Taufiq Minggu, 08 Mei 2022 | 08:46 WIB

Awas Gelombang Tinggi, Wisatawan Liburan Lebaran di Pantai Lumajang Diminta Hati-hati
Gelombang laut melewati batu pemecah ombak sehingga menghantam daratan pesisir pantai wisata Ujong Blang, Lhokseumawe, Aceh, Kamis (27/5/20210). ANTARA FOTO/Rahmad

Momentum Libur Lebaran ini dimanfaatkan warga untuk liburan ke sejumlah destinasi wisata, salah satunya wisata pantai di Lumajang Jawa Timur.

SuaraMalang.id - Momentum Libur Lebaran ini dimanfaatkan warga untuk liburan ke sejumlah destinasi wisata, salah satunya wisata pantai di Lumajang Jawa Timur.

Misalnya di Pantai Watu Pecak di Desa Selok Awar Awar, Kecamatan Pasirian. Ratusan wisatwan memenuhi lokasi tersebut. Tua dan muda, sampai anak-anak beramai-ramai menikmati deburan ombat pantai di sana.

Namun yang luput dari mereka adalah gelombang tinggi. Oleh sebab itu kepolisian setempat mengimbau para wisatawan tetap berhati-hati.

Seperti disampaikan Kapolres Lumajang AKBP Dewa Putu Eka Darmawan. Ia mengimbau kepada seluruh pengunjung obyek wisata laut untuk tetap terjaga dan waspada.

Baca Juga: Urai Kemacetan Arus Balik Lebaran di Ruas Jalan Probolinggo-Lumajang, Polisi Siapkan Jalur Alternatif

"Kegiatan patroli ini, kami lakukan di beberapa tempat wisata di Kabupaten Lumajang, untuk memastikan masyarakat bisa berwisata dengan aman dan sehat," katanya, seperti dikutip dari suarajatimpost.com jejaring media suara.com, Sabtu (7/5/2022).

"Ini guna untuk mewaspadai adanya gelombang tinggi air laut yang bisa menyebabkan korban jiwa," katanya menambahkan.

Para pengunjung Pantai Watu Pecak, kata AKBP Dewa Putu, sudah diingatkan untuk tidak bermain ombak terlalu ke tengah, laut sangat berbahaya ombaknya bisa menyeret, jangan sampai ada yang menjadi korban.

"Selain itu, kami juga memberikan memastikan agar disetiap tempat wisata tetap disiplin menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes), sehingga tidak menjadi kluster penyebaran Covid-19," ungkapnya lagi.

Untuk itulah, kata mantan Kapolresta Madiun ini, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan para pengelolah tempat wisata agar benar-benar menerapkan Prokes, serta aplikasi Peduli Lindungi bagi para pengunjung.

Baca Juga: Potensi Gelombang Tinggi, Wisatawan di Pantai Glagah Diimbau Tetap Waspada

"Hal tersebut tentunya penting untuk dilaksanakan, mengingat saat ini pandemi covid masih belum berakhir," ucapnya lagi.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait