facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ambrol Beberapa Bulan, Jembatan Alternatif Kabupaten Malang-Kota Batu Belum Bisa Dilewati Pemudik

Muhammad Taufiq Jum'at, 06 Mei 2022 | 13:33 WIB

Ambrol Beberapa Bulan, Jembatan Alternatif Kabupaten Malang-Kota Batu Belum Bisa Dilewati Pemudik
Jembatan jalur alternatif Malang-Batu terputus [SuaraMalang/Bob Bimantara]

Jembatan yang merupakan jalan alternatif Kabupaten Malang - Kota Batu bagi pemudik terputus.

SuaraMalang.id - Jembatan yang merupakan jalan alternatif Kabupaten Malang - Kota Batu bagi pemudik terputus. Jembatan itu berada di RT 03 RW 05 Kelurahan Purwoasri Kecamatan Singosari Kabupaten Malang.

Terlihat di sekitar 50 meter sebelum jembatan terdapat tulisan bahwa jembatan tersebut hanya bisa dilalui roda dua saja. Sementara roda empat tidak bisa.

Setelah dilihat di lokasi, jembatan selebar empat meter dan panjang enam meter itu sebagian badan jembatan di sisi barat ambrol.

Kendaraan roda empat tidak memungkinkan untuk lewat jembatan yang dibangun sejak sekitar 1997. Sebab di bagian yang ambrol terlihat ada pembatas berupa kayu dan sofa bekas sehingga hanya menyisahkan satu setengah meter untuk dilewati jembatan yang biasa disebut jembatan Gebyak itu.

Baca Juga: Cuaca di Lokasi Wisata Taman Safari sampai Kota Batu Cerah, Hujan Malam Hari

Salah satu warga dekat jembatan, Wiyono (48) mengatakan, jembatan tersebut sudah ambrol sejak sekitar dua bulan yang lalu.

Diceritakannya waktu itu hujan deras, sehingga derasnya aliran sungai di bawah jembatan merobohkan salah satu pondasi bawah jembatan.

"Itu alirannya deras sekali. Soalnya Dam dekat sungai itu jebol sebelumnya. Sehingga kalau hujan ya deras alirannya dan sempat meluap," tuturnya di lokasi, Jumat (6/5/2022).

Paska ambrolnya jembatan itu, keesokan harinya warga sekitar berinisiatif untuk memberi tanda dengan kayu-kayu bekas dan sofa bekas di bagian badan jembatan yang ambrol.

"Supaya tahu dan gak dilewati. Karena di bawah jembatan itu sudah gantung. Kalau dilewati terus sama kendaraan mobil bisa ambrol semua," ujar dia.

Baca Juga: 4 Jalur Alternatif Jakarta Bandung saat One Way Arus Balik Lebaran 2022, Bye Macet!

Jembatan Gebyak sendiri, kata Wiyono, biasanya dilewati oleh kendaraan roda empat mobil hingga truk dan juga roda dua, jika jalan utama dari Jalan Raya Mondoroko Singosari terjadi kemacetan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait