Covid-19 di Kota Malang Menggila, Klaster Sekolah dan Perguruan Tinggi Jadi Penyumbang Lonjakan

Terbaru, muncul klaster penularan Covid-19 di SMK Telkom Malang dan Universitas Negeri Malang (UM).

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Jum'at, 04 Februari 2022 | 21:17 WIB
Covid-19 di Kota Malang Menggila, Klaster Sekolah dan Perguruan Tinggi Jadi Penyumbang Lonjakan
Ilustrasi COVID-19 di Kota Malang. [pixabay.com]

SuaraMalang.id - Penularan Covid-19 di Kota Malang dalam sehari mencapai 162 kasus. Penyumbang lonjakan infeksi virus berasal dari klaster sekolah dan perguruan tinggi.

Terbaru, muncul klaster penularan Covid-19 di SMK Telkom Malang dan Universitas Negeri Malang (UM).

Berdasar surat edaran SMK Telkom Shandy Putra Malang nomor 161/PDD/KL/SMK-TEL/II/2022 telah dinyatakan melakukan kegiatan pembelajaran luring secara terbatas setelah 12 siswanya diketahui terkonfirmasi positif Covid-19.

"SMK Telkom masih dibuatkan laporan oleh puskesmas setempat. Sekitar 12 siswanya terkonfirmasi (positif Covid-19)," ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif seperti diberitakan Timesindonesia.co.id, Jumat (4/2/2022).

Baca Juga:Grafik Kasus Covid-19 di Kabupaten Malang Melonjak Tiga Kali Lipat Setelah Libur Perayaan Imlek

 
Kemudian, kasus terbaru di perguruan tinggi Universitas Negeri Malang (UM), tercatat 30 mahasiswa dan dosen positif terpapar Covid-19.

"Riwayatnya masih kita tracing semua. Kita koordinasi sama pihak UM, karena semua sudah ditangani oleh UM," ungkapnya.

Dari kasus terbaru ini, tercatat jika klaster Covid-19 di Kota Malang banyak disumbang dari sektor pendidikan.Sebab, sebelumnya pertama kali klaster Covid-19 muncul di awal Januari 2022 adalah klaster pendidikan yang terjadi di satu komplek sekolah, yakni MAN 2, MIN 1 dan TK BA Restu.

Dalam kasus tersebut, dinyatakan ada 37 siswa dan guru MAN 2 Kota Malang terkonfirmasi positif Covid-19 dan masing-masing satu kasus terjadi di MIN 1 dan TK BA Restu dalam kurun waktu sejak 18 Januari 2022.

Kini, klaster di komplek pendidikan tersebut memang telah dinyatakan sembuh setelah menjalani masa isolasi di gedung milik MAN 2 Kota Malang.

Baca Juga:Izin Relokasi Kapel di Kabupaten Malang Terganjal Birokrasi, Gusdurian Sesalkan Sikap Kades Landungsari

Kemudian, klaster pendidikan pun kembali muncul, yakni berada di SMAN 8 Kota Malang yang dikonfirmasi ada satu siswa positif Covid-19 pada 28 Januari 2022. Dari hasil tracing dan testing yang dilakukan Dinkes Kota Malang, dinyatakan ada 5 siswa yang reaktif swab tes antigen di SMAN 8 Kota Malang.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini