Warga Kota Malang Tewas Tertimpa Tembok Kantor Kecamatan Blimbing

Korban telah diperingatkan agar tidak melewati kawasan tersebut lantaran tembok rawan ambruk ditambah sedang turun hujan deras.

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Kamis, 03 Februari 2022 | 20:17 WIB
Warga Kota Malang Tewas Tertimpa Tembok Kantor Kecamatan Blimbing
Kondisi tembok belakang kantor Kecamatan Blimbing Kota Malang yang ambruk hingga menewaskan seorang warga, Kamis (3/2/2022). [Suara.com/Bob Bimantara Leander]

SuaraMalang.id - Tembok di belakang Kantor Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur ambruk menewaskan Karlinah (61) warga Jalan Teluk Cendrawasih Kelurahan Arjosari, Kamis (3/2/2022).

Salah satu saksi, Heru Margono (56) mengatakan, peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 14.45 WIB. Korban telah diperingatkan agar tidak melewati kawasan tersebut lantaran tembok rawan ambruk ditambah sedang turun hujan deras.

"Orangnya saya penging (mewanti-wanti) karena kondisi temboknya itu bahaya. Bu jangan lewat bu bahaya," kata dia , Kamis (3/2/2022).

Benar saja, tembok sepanjang kurang lebih 10 meter dan tinggi 3 meter itu ambruk tepat mengenai Karlinah.

Baca Juga:Penularan Covid-19 di Kota Malang Tembus 122 Kasus Dalam Sehari, Dipicu Klaster Perkantoran

"Ambruk gedebug seperti (suara) bom meledak. Akhirnya saya keluar karena kaget," ujar dia.

Dilihatnya separuh tubuh Karlinah sudah tertutup tembok.

"Kira-kira itu dari kaki sampai pinggul. Ibu Karlinah itu sempat teriak tolong-tolong gitu," ujar dia.

Heru pun lantas memanggil warga sekitar. Ada empat orang membantunya mengeluarkan tubuh Karlinah dari tembok belakang kecamatan.

"Kami bawa linggis gitu mengeluarkannya. Saat keluar, tubuhnya berdarah dan terlihat tulang pinggulnya," kata dia.

Baca Juga:Januari 2022, Inflasi di Kota Malang Dipicu Kenaikan Harga Mobil

Evakuasi memakan waktu 15 menit, selanjutnya Karlinah dilarikan ke rumah Heru dan sempat akan diantar ke rumah sakit.

"Tapi dari pihak kecamatan sama Dinkes apa bilang gak boleh kalau gak ada alat medisnya mobilnya. Padahal sudah berdarah-darah ini," tutur dia.

Tubuh Karlinah yang terluka parah kurang lebih satu jam setengah menunggu ambulans yang tak kunjung datang.

"Akhirnya jam 16.30 mobil ambulans datang padahal sudah lemes ibunya," kata dia.

Setelah dibawa rumah sakit, Heru pun mendapat kabar bahwa Karlinah dinyatakan meninggal dunia.

Heru menuturkan, korban memang sering melintasi kawasan Jalan Teluk Etna untuk berjualan nasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak