facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Hancur Diterjang Banjir Bandang, Dua Jembatan di Probolinggo akan Dibangun dengan Konstruksi Baru

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Kamis, 20 Januari 2022 | 17:41 WIB

Hancur Diterjang Banjir Bandang, Dua Jembatan di Probolinggo akan Dibangun dengan Konstruksi Baru
Plt Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko meninjau lokasi banjir bandang di Desa Gunggungan Kidul, Kecamatan Pakuniran, Rabu (19/1/2022). [ANTARA/HO-Diskominfo Kabupaten Probolinggo]

Pemkab Probolinggo memberikan santunan melalui perangkat daerah terkait kepada keluarga-keluarga terdampak banjir bandang dan satu korban jiwa yang meninggal karena hanyut.

SuaraMalang.id - Pemerintah Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, akan membangun dua jembatan yang hancur diterjang banjir bandang di Desa Gunggungan Kidul, belum lama ini.

Selain itu, Pemkab Probolinggo memberikan santunan melalui perangkat daerah terkait kepada keluarga-keluarga terdampak banjir bandang dan satu korban jiwa yang meninggal karena hanyut.

Pelaksana Tugas Bupati Probolinggo Timbul Prihanjoko mengatakan, dalam waktu dekat ini yang perlu dilakukan adalah membangun jembatan darurat terlebih dahulu.

"Saat ini yang perlu segera dilakukan pembangunan jembatan darurat untuk akses masyarakat guna memenuhi kebutuhan sehari-hari," kata nya di Probolinggo, seperti diberitakan Antara, Kamis (20/1/2022).

Baca Juga: Puluhan Rumah Warga Probolinggo Porak Poranda Dilibas Angin Kencang yang Berputar-putar

Dijelaskannya, pembangunan ulang jembatan akan didesain dengan konstruksi dan kualitas yang berbeda dari jembatan sebelumnya.

"Untuk perbaikan jembatan saya sudah perintahkan untuk segera merencanakan membangun kembali dua jembatan yang hanyut, namun kali ini dengan desain dan kualitas yang berbeda dengan sebelumnya, minimal ukurannya harus lebih tinggi," katanya.

Ia menjelaskan satu hal penting yang harus menjadi perhatian bersama adalah faktor utama penyebab banjir bandang yang cukup besar agar masyarakat tidak selalu dihantui terus menerus setiap musim hujan tiba, selain itu juga agar pembangunan jembatan tidak sia-sia.

"Kami juga sudah meminta kepada Bapak Kapolres dan tim untuk menyelidiki apakah benar banjir bandang itu dampak dari pembalakan liar atau karena murni longsor tebing dan kontur bukit akibat diguyur hujan sangat deras," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Probolinggo Hengki Cahyo Saputra mengatakan rencana pembangunan dua jembatan itu memang akan didesain dengan struktur bangunan yang permanen dan jauh lebih kuat dari yang sebelumnya agar tahan lebih lama.

Baca Juga: Pascabanjir Bandang, Pemkab Palas Sumut Tetapkan Status Pemulihan Bencana

"Untuk desain jembatan di bagian hulu sungai itu dipastikan desain jembatan gantung yang paling sesuai, sedangkan untuk jembatan kedua sepanjang 18 meter dibutuhkan jembatan beton, karena sebelumnya sering rusak akibat hantaman banjir," katanya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait