alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Militer China Terus Pantau Pergerakan Kapal Perang Amerika di Selat Taiwan

Muhammad Taufiq Selasa, 23 November 2021 | 21:43 WIB

Militer China Terus Pantau Pergerakan Kapal Perang Amerika di Selat Taiwan
Militer China kuntit Kapa Perang Amerika Serikat di Selat Taiwan [Foto: Antara]

Tensi panas hubungan antara China-Taiwan belum juga mereda. Apalagi setelah Taiwan mendapat sokongan dari Amerika Serikat.

SuaraMalang.id - Tensi panas hubungan antara China-Taiwan belum juga mereda. Apalagi setelah Taiwan mendapat sokongan dari Amerika Serikat.

Terbaru, kapal perang Amerika Serikat nampak mulai bergerak di Selat Taiwan, Selasa (23/11/2021). Hal ini terus dipantau oleh Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA).

Juru Bicara Komando Armada Timur PLA Kolonel Shi Yi, mengatakan kalau Kapal perusak peluru kendali USS Milius terpantau berlayar melintasi Selat Taiwan.

Kondisi itu membuat Komando Armada Timur PLA mengerahkan pasukan Angkatan Laut dan Angkatan Udara untuk memantau dan membuntutinya dengan kewaspadaan tinggi.

Baca Juga: Menaker Lepas Pemberangkatan PMI ke Taiwan

Shi Yi menganggap tindakan militer AS sangat berisiko dan mengganggu keamanan di kawasan. Pasukannya, kata dia, akan mengambil tindakan yang dianggap perlu untuk mengatasi segala ancaman dan provokasi.

Dengan mengutip citra satelit, lembaga strategis China yang berbasis di Beijing, SCSPI, menyatakan kapal fregat China tipe 054A terus membuntuti USS Milius yang berlayar di Selat Taiwan dari selatan ke utara.

Otoritas Taiwan sendiri juga merilis enam pesawat tempur PLA yang terdiri dari empat unit J-11 dan dua unit Su-30 terbang di atas wilayahnya.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China (MFA) Zhao Lijian mendesak AS memperbaiki kesalahannya dan tidak melintasi wilayah lain dengan membawa senjata.

USS Milius merupakan kapal perang AS yang ke-11 yang transit di Taiwan sepanjang 2021 dan pertama sejak pertemuan virtual kedua kepala negara pada pekan lalu.

Baca Juga: Hubungan Dengan China Memanas, Taiwan Resmikan Skuadron Jet Tempur F-16V

Dalam pertemuan virtual dengan Presiden China Xi Jinping itu, Presiden AS Joe Biden menegaskan bahwa pemerintahannya tetap memegang prinsip Satu China dan tidak akan mendukung kemerdekaan Taiwan. ANTARA

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait