alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Polres Batu Perketat Pengawasan Prokes saat Libur Natal dan Tahun Baru

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Rabu, 27 Oktober 2021 | 06:05 WIB

Polres Batu Perketat Pengawasan Prokes saat Libur Natal dan Tahun Baru
Jatim Park 2 atau Batu Secret Zoo, Kota Batu, Jawa Timur. [Suara.com/Aziz]

Polres Kota Batu telah mematangkan persiapan menjelang libur Natal dan tahun baru 2022.

SuaraMalang.id - Polres Kota Batu telah mematangkan persiapan menjelang libur Natal dan tahun baru 2022. Fokus utamanya adalah pengawasan penerapan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

Kapolres Kota Batu AKBP I Nyoman Yogi Hermawan mengatakan, Kota Batu merupakan salah satu daerah tujuan wisata di Jawa Timur, sehingga diperkirakan akan ada mobilitas masyarakat pada saat perayaan Natal dan libur tahun baru 2022.

Pihaknya akan memastikan setiap destinasi wisata yang ada di wilayah hukumnya menerapkan prokes secara ketat. Pengawasan tersebut termasuk penggunaan aplikasi PeduliLindungi.

"Kita akan memastikan destinasi wisata menerapkan protokol kesehatan ketat dan mengawasi dalam pelaksanaan aplikasi PeduliLindungi," katanya mengutip dari Antara, Selasa (26/10/2021).

Baca Juga: Langgar Prokes, Pengunjung Alun-alun Jember Dites Swab

Kasus konfirmasi positif COVID-19 di Kota Batu dan Jawa Timur memang sudah melandai, namun menurutnya tetap perlu kehati-hatian.

"Memang saat ini sudah landai, tapi kita tidak boleh mengesampingkan segala sesuatu hal, terutama pada saat libur Natal dan tahun baru 2022," kata Yogi.

Langkah pengawasan tersebut, lanjut dia, pihaknya akan menggandeng Pemerintah Kota Batu, termasuk para pelaku industri wisata, agar bisa mengawasi penerapan protokol kesehatan secara ketat, khususnya pada saat libur Natal dan tahun baru 2022.

"Kita harus sama- sama memastikan bahwa pelaksanaan kegiatan khususnya di dalam masa libur Natal dan tahun baru nanti betul-betul mengedepankan aspek kesehatan. Prokes merupakan harga mati yang tidak bisa ditawar lagi," ujarnya.

Tercatat hingga saat ini secara keseluruhan di wilayah tersebut, ada sebanyak 3.106 kasus konfirmasi positif COVID-19. Dari total tersebut, sebanyak 2.883 orang dilaporkan telah sembuh, 266 orang meninggal dunia, dan sisanya berada dalam perawatan. (Antara)

Baca Juga: Calon Ayah Tiri Aniaya Balita Gegara Rewel, Ibu Mengalami Trauma

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait