Pesawat Pemadam Kebakaran Jatuh di Turki, Delapan Orang Dilaporkan Tewas

Kementerian pertahanan Rusia seperti dilansir kantor berita Rusia mengatakan, pesawat tersebut jatuh sekitar pukul 15:10 waktu Moskow (13:30 GMT).

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Minggu, 15 Agustus 2021 | 08:00 WIB
Pesawat Pemadam Kebakaran Jatuh di Turki, Delapan Orang Dilaporkan Tewas
Kantor berita swasta DHA mengatakan ya pesawat itu yang jatuh saat sedang memadamkan kebakaran hutan di wilayah pedalaman Bertiz, Turki. [FOTO :Al Jazeera/Reuters]

SuaraMalang.id - Pesawat Rusia Be-200 jatuh di kawasan Turki, Sabtu (14/8/2021). Pesawat tersebut sedang melaksanakan misi memadamkan kebakaran. Sejumlah delapan penumpangnya dikabarkan meninggal dunia.

Kementerian pertahanan Rusia seperti dilansir kantor berita Rusia mengatakan, pesawat tersebut jatuh sekitar pukul 15:10 waktu Moskow (13:30 GMT). Pesawat membawa lima prajurit Rusia dan tiga warga negara Turki.

Badan Anadolu Turki mengatakan, tim pencarian dan penyelamatan langsung dikirim ke daerah di Kahramanmaras.

Sementara, kantor berita swasta, DHA menyatakan pesawat itu jatuh saat sedang memadamkan kebakaran hutan di wilayah pedalaman Bertiz. Meski demikian, belum diketahui penyebab kecelakaan itu.

Baca Juga:Viral Mantan Pramugari Kenang Kesalahannya: Rasanya Mau Lompat di Ketinggian 35 Ribu Kaki

 
Sementara, Gubernur Kahramanmaras, Omer Faruk Coskun mengatakan bahwa kebakaran dipicu petir menyambar pohon.

"Kami telah mengirim pesawat ke daerah itu tetapi kami kehilangan komunikasi dengan pesawat beberapa waktu lalu dan jatuh. Situasinya sangat baru. Kami mengirim banyak unit ke daerah di mana pesawat jatuh," katanya, mengutip dari TIMES Indonesia.

Kebakaran hutan di wilayah Mediterania Turki dimulai pada akhir Juli dan telah membakar ribuan hektar hutan, sebagian besar di provinsi tepi laut Mugla dan Antalya.

Menteri Kehutanan Turki, Bekir Pakdemirli mengatakan pada hari Kamis, bahwa 299 kebakaran telah dikendalikan selama 16 hari oleh petugas pemadam kebakaran, helikopter dan pesawat.

Delapan orang meninggal dunia dalam kebakaran hutan, yang terjadi setelah Turki dan seluruh wilayah Mediterania mengalami gelombang panas berkepanjangan.

Baca Juga:Bantuan Stimulus Rp 875,5 Juta Pedagang Pasar Blahbatuh Akhirnya Cair

Ilmuwan iklim mengatakan ada sedikit keraguan bahwa perubahan iklim dari pembakaran batu bara, minyak dan gas alam mendorong peristiwa yang lebih ekstrem, seperti gelombang panas, kekeringan, kebakaran hutan, banjir, dan badai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak