alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tiga Warga Meninggal dan Puluhan Lainnya Terpapar Corona, Satu Dusun di Jember Lockdown

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan Jum'at, 06 Agustus 2021 | 10:53 WIB

Tiga Warga Meninggal dan Puluhan Lainnya Terpapar Corona, Satu Dusun di Jember Lockdown
Ilustrasi Covid-19 -Tiga Warga Meninggal dan Puluhan Lainnya Terpapar Corona, Satu Dusun di Jember Lockdown. (Foto: Antara)

Berdasar hasil tracing atau pelacakan satgas setempat, 45 warga hasilnya terkonfirmasi positif Virus Corona.

SuaraMalang.id - Sedusun di Desa Semboro, Kabupaten Jember, Jawa Timur melakukan isolasi wilayah alias lockdwon, menyusul tiga warganya meninggal terpapar Covid-19

Berdasar hasil tracing atau pelacakan satgas setempat, 45 warga hasilnya terkonfirmasi positif Virus Corona. Isolasi wilayah dilakukan berdasar inisiatif warga sendiri. Bahkan terdapat pengumuman yang menegaskan 'Perhatian! Dilarang Masuk Wilayah Kendalan. Anda Memasuki Wilayah Ngeyel Keplak’, tulis pengumuman tersebut di jalan masuk dusun.

“Mereka melakukan isolasi mandiri bukan atas perintah siapa-siapa,” kata Kepala Desa Semboro Antoni mengutip dari beritajatim.com, Jumat (6/8/2021).

Kades Antoni melanjutkan, pihaknya juga membuka dapur umum untuk melayani warga isolasi mandiri (isoman). Bantuan juga datang dari komunitas pemuda, Lembaga Amil Zakat Infaq Sodaqoh Nahdlatul Ulama (LAZISNU), dan anggota DPRD Jember.

Baca Juga: Tersangka Perusakan Ambulans Jenazah Pasien COVID-19 di Jember Bertambah

Kebutuhan selalu disuplai, mulai makanan dan obat diantarkan tiga kali sehari.

“Petugas mengantarkan makanan sekaligus menunggui warga yang isolasi mandiri agar meminum obat,” sambungnya.

Selama menjalani isoman, puskesmas, relawan, dan pemerintah desa juga turut mengawasi. Kekinian, sejumlah 22 warga isoman telah dinyatakan sembuh.

“Alhamdulillah sekarang banyak yang sembuh,” kata Antoni.

Antoni memuji kesadaran warga tersebut. Selama ini pemerintah desa sudah melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro melalui rukun tetangga.

Baca Juga: Pelaku Teror Wafer Berisi Benda Tajam di Jember Diringkus Polisi

“Kami kontrol atau tracing rutin. Ketika ada yang positif, kami dampingi kunjungan pihak tenaga kesehatan. Kami laksanakan semua prosedur di pemerintahan,” katanya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait