Pengadilan Negeri Jember Ditutup Akibat 7 Pegawainya Terpapar Covid-19

Lockdown Pengadilan Negeri Jember dilakukan setelah sehari sebelumnya dilakukan swab massal dengan mendatangkan tenaga medis dari Puskesmas Sumbersari.

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Rabu, 28 Juli 2021 | 10:47 WIB
Pengadilan Negeri Jember Ditutup Akibat 7 Pegawainya Terpapar Covid-19
Ilustrasi virus covid 19. -Pengadilan Negeri Jember Ditutup Akibat 7 Pegawainya Terpapar Covid-19. [Shutterstock]

SuaraMalang.id - Pengadilan Negeri (PN) Jember kembali lockdown atau penutupan aktivitas sementara. Merespon tujuh dari total 70 pegawainya terkonfirmasi positif Covid-19.

Penutupan operasional gedung PN Jember yang ada di Jalan Kalimantan itu dilakukan selama seminggu, yakni mulai 27 Juli 2021 hingga 3 Agustus 2021.

“Lockdown ini kita mengalihkan pekerjaan ke rumah atau Work From Home (WFH), hanya petugas keamanan saja yang masih berkantor. Selain itu, seluruh sidang juga ditunda selama sepekan,” kata Humas PN Jember, Slamet Budiono saat dikonfirmasi, pada Selasa (27/7/2021) malam.

Lockdown dilakukan setelah sehari sebelumnya dilakukan swab massal dengan mendatangkan tenaga medis dari Puskesmas Sumbersari.

Baca Juga:Warga Jember Jangan Termakan Hoaks Rumah Sakit Sengaja 'Mengcovidkan' Pasien

“Sejak sekitar dua pekan lalu, ada sejumlah pegawai yang menunjukkan gejala Covid. Tapi sekarang sudah sembuh. Dan yang positif sekarang, secara umum tanpa gejala,” jelas Slamet.

Dengan demikian, seluruh jadwal sidang selama sepekan terpaksa ditunda. Kecuali untuk sidang yang yang mendesak atau urgent. Yakni sidang yang terdakwanya akan segera habis masa tahanannya, maka tetap digelar sidang pada pekan ini.

“Yang seperti itu, mau tidak mau tetap digelar sidang,” tutur Slamet.

Sebelumnya, selama masa pandemi, PN Jember juga sudah beberapa kali melakukan penutupan operasional. Slamet menegaskan, penutupan dilakukan demi kepentingan masyarakat, yakni agar mereka yang pergi berurusan ke PN tidak terpapar covid. Selain itu, seluruh pegawai PN Jember juga terus diingatkan agar menjaga protokol kesehatan (prokes).

“ Kita kan tidak mau sampai terjadi klaster. Atau kita juga tidak ingin menulari atau tertulari virus, karena sekarang kesehatan amat berharga,” jelasnya.

Baca Juga:Tangkal Pagebluk, Warga Jember Juga Pasang 'Ptakotan Pocong' Buat Tolak Bala

Kontributor : Adi Permana

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak